Sunday, 9 December 2018

December 09, 2018 0

Menu Bebek Bentu Serpong Jaya

Sesuai dengan title-nya, maka tanpa perlu basa basi busuk lagi ini dia, tulisan mengenai kuliner yang kalian selalu tunggu-tunggu hingga jutaan purnama lamanya. Setelah sebelumnya makan di Bebek Bentu Jatiasih, kali ini saya mencicipi Bebek Bentu yang berada di lokasi lain. Lokasinya tidak lain tidak bukan berada di Serpong Jaya, ya kalian biasa saja dong bacanya, jangan shock gitu. Saya tahu memang jauh banget dari Planet Namec, tapi ya kalau cinta mau sejauh Antartika juga disambangi, bukan begitu ‘sayangku?

Untuk menu, tidak jauh berbeda dengan menu yang berada di Jatiasih, yang membedakan, kali ini saya mencipipi semua varian menu-nya. Mantap cintaku! Kalau kamu baca ini pagi hari dan belum sarapan, jangan salahin saya. Lalu kalau kamu baca tulisan ini di siang hari dan kebingungan mau makan siang apa, tenang nanti saya kasih tau daerah terdekat untuk menikmati Bebek Bentu ini. Nah, yang ini berat banget, kalau kalian baca tulisan ini ketika malam hari, ingatlah diet dan segera tidur supaya bebeknya masuk ke dalam mimpi kalian. Semudah itu, bukan? 

Tanpa perlu banyak-banyak paragraph, inilah pilihan menu yang bisa kalian nikmati jika ke Bebek Bentu. Harapan saya, kalian tidak perlu bingung lagi untuk memilih menu yang ingin dinikmati. Saya akan memberikan urutannya sesuai dengan selera lidah saya. Here we go

Sebelum baca menu-menu ini, ada baiknya kalian berkunjung ke postingan saya yang sebelumnya, Bebek Bentu Jatiasih 

1. Bebek Cemeng

menu bebek bentu

menu bebek bentu

Sejak pertama kali cobain di Bebek Bentu cabang Jatiasih, langsung jatuh cinta pertama kali. Meskipun sambalnya pedas banget tetap saja nagih dan enggak pingin berhenti mengunyah. Huh. Bebek goreng kering namun tetap juicy di mulut kemudian dibalur dengan sambal, benar-benar bikin ngangenin. YA ALLAH, SAYA NGETIK INI SAMPAI NGECES. Asli ya kalau kalian penyayang bebek dan penyayang sambal sangat disayangkan kalau kalian melewati menu yang satu ini. Saya amat MEREKOMENDASIKANNYA! Merdeka!!! Bebek Cemeng Harga Mati!!! Apa sih Bena...

2. Sup Tomyam

menu bebek bentu

Sejak tomyam kelapa tidak lagi beredar di daerah Serpong, saya berduka, kenapa? Karena tomyam kelapa adalah hidupku, karena memang seenak itu. Terus ketika di Bebek Bentu menemukan tomyam, jangan kaget ketika pertama kali mencicipi dan hati-hati tersedak, karena? Pedas banget! Bikin pingin nyeruput terus kuahnya. Anyway, kalau sudah makan tomyam saya enggak pakai nasi. Kuahnya tomyam dan seafood-nya sudah membuat saya kenyang enggak karuan.

3. Hot Plate Kangkung

menu bebek bentu

Saya tuh cinta banget sama sayuran, apapun sayurannya asalkan bukan terong, pare, buncis pasti saya makan. Apalagi kangkung, rasanya beragam menu enggak akan pas kalau enggak ada kangkung di meja makan. Benar enggak sih? Kangkung yang disediakan oleh Bebek Bentu ini menggunakan hot plate, pas keluar dari kitchen langsung berasap. Woahhhh, hati-hati panas jangan langsung masukin ke mulut. Bahaya, sis.

4. Capcay Kuah Ayam

menu bebek bentu

Ini capcay terenak setelah capcay buatan Mama. Iya emang seenak itu, kembang kol-nya masih crunchy jadi pas di dalam mulut langsung krenyes-krenyes. Wortelnya pun sama, kuahnya yang juara! Paling juara memang ini kuah capcay!

5. Gurame Hantu Petir

menu bebek bentu

menu bebek bentu

Enggak ngerti lagi, ini bukan peres atau sok-sok-an memuji, tapi memang nyata adanya seenak itu. Bumbu hantu petirnya meresap sampai ke dalam, cuma makan bumbu hantu petir pakai nasi aja udah enak.

6. Grilled Beef

menu bebek bentu

Dagingnya bisa se-juicy itu, ya? Bisa ya meresap rata sampai ke dalam gitu, ya? Heran saya tuh. Chef di Bebek Bentu juara memang. Tanpa perlu menggunakan bumbu tambahan lagi, dagingnya sudah benar-benar enak. Percaya sama saya kali ini. Tolong percaya. Hahaha.

7. Gurame Saos Asam Manis

menu bebek bentu

Sebagai pecinta ikan garis keras tanpa Ibu Susi menyuruh makan ikan, saya sudah makan ikan bahkan beragam ikan saya makan termasuk ikan cere ataupun ikan lohan. Lagi-lagi persoalan bumbu, bumbu saos asam manisnya terlalu juara. Malaikat juga tahu kamu yang jadi juaranya….

8. Chicken Steak Crunchy

menu bebek bentu

Perlu kalian ketahui, bahwa crunchy benaran dan tidak bohong. Tidak ada unsur bohong sama sekali. Untuk tahu detail rasanya karena dari tadi saya bilang enak semua, mungkin ada baiknya kalian mencicipinya di cabang terdekat dari Bebek Bentu.

9. Nasi Goreng Bebek

menu bebek bentu

Selain nasi goreng kuning buatan Mama, dan nasi goreng Kambing yang terkenal se-Jakarta itu, nasi goreng bebek di Bebek Bentu terbaik buat saya. Enggak ada rasa amin sama sekali. Aroma rempah-rempah di nasi goreng ini kuat sekali. Daging bebeknya sangat empuk, taburan daging bebeknya juga banyak.

10. Nasi Goreng Seafood

menu bebek bentu

Saya saja yang sadar atau penikmat nasi goreng lainnya ini juga sadar, ya kalau cumi di nasi goreng seafood ini besar. Sebesar cincin nikah ukuran 8 gram, halah. Iya enggak sih? Sekali lagi bumbu rempah-rempahnya benaran terasa, ya.

11. Bebek Goreng Original

menu bebek bentu

menu bebek bentu

Persoalan kali ini adalah bebeknya yang empuk dan kremesannya yang banyak. Enggak suka pedas tapi ingin menikmati bebek? Bebek goreng original pilihannya, kalau suka kremesan minta kremesannya yang banyak. Nikmati perlahan rasa dari bebeknya. Gurih, empuk berpadu menjadi satu.

12. Bebek Cabe Ijo

menu bebek bentu

menu bebek bentu

Sejujurnya saya kurang suka untuk bebek cabe ijo, entah kenapa bebek dicabein ijo itu jadi terkesan gimana gitu. Ini sih saya saja, kalian jangan ikut-ikutan 'ya, kali saja kita beda selera. Soal rasa bebek sama, pedasnya ya menurut saya lebih pedas bebek cemeng yang sudah saya jabarkan di poin pertama, sih. Namun, menurut kesayangan saya yang menikmati bebek cabe ijo soal rasa benaran juara.

13. Spagheti AOP Smoke Beef

menu bebek bentu

Enggak basah, jadi enggak perlu ketakutan nyiprat baju kalau kamu slurp itu spaghetti. Hahahaha. Standar spaghetti sih, saya belum menemukan bedanya.

14. Bebek Kecombrang

menu bebek bentu

menu bebek bentu

Kecombrang menurut pengheliatan saya kayak bawang merah gitu, padahal mah bunga gitu. Coba deh kalian googling juga, siapa tahu kita beda pemahaman. Tapi saya memang kurang suka kecombrang ini, karena sudah ter-mindset bahwa ini bawang merah. Sebenar-benarnya ini adalah salah satu menu paling favorit di Bebek Bentu semua cabang. Hmmm.

15. Aneka Minuman

menu bebek bentu

menu bebek bentu

Sudah kebanyakan makan, enggak ada artinya kalau enggak minum. Di Bebek Bentu menyediakan beragam minuman, dari yang panas seperti ucapanmu, dingin seperti sikapmu, aneka jus, dam ada ice cream juga kalau tiba-tiba kalian ngidam ice cream.

Di atas ini hanya beberapa menu saja, sisanya? Silakan datang sendiri dong, jangan manja gitu ah. Semua menu favorit yang saya tulis di atas bisa kalian nikmati 4 cabang lainnya, diantaranya:

- Bebek bentu Cempaka Putih
- Bebek bentu Jatiasih
- Bebek Bentu Bintaro
- Bebek Bentu Bogor

Keempat cabang tersebut dapat dengan mudah kalian temukan di google dengan keyword seperti yang telah saya ketik di atas.

Jadi, kalian sudah mengusap-usap perut belum? Kapan kita makan bareng? Oh, ya, untuk Bebek Bentu Serpong Jaya, kalian tulis saja sesuai dengan keyword yang sama dengan judul ini atau kalau sulit, saya kasih maps-nya untuk diarahkan ke sana, ya. Selamat menikmati menu di Bebek Bentu Serpong Jaya. See you soon.



9 Desember 2018,
Bengawan Coffee,
Kesayangan Kamu.

Thursday, 6 December 2018

December 06, 2018 0

Mengelola keuangan ketika travelling


Sabtu awal bulan Desember kemarin ada acara menarik di The Place, Senayan City Mall – Tomorrow Today Fund Festival. Banyak sekali influencer dan bintang tamu yang hadir, seperti Jovi Adhiguna, Tulus, Andien, Teza Sumendra Kenny Santana dan lain sebagainya.

Di acara tersebut enggak sekedar bertemu saja, melainkan sharing mengenai investasi di zaman serba milenial like this. Karena, mengatur keuangan tuh pentingnya seampun-ampun. Apalagi zaman sekarang yakan, bentar-bentar ngopi, bentar-bentar travelling, bentar-bentar ngemall, bentar-bentar nyalon, bentar-bentar belanja, bentar-bentar hangout, dan masih banyak kebentaran lainnya. Maka dari itu perencanaan finansial yang masak dan pengaturan keuangan yang bijak demi antisipasi case cashflow, financial checkup, nabung, investasi, dan yang paling penting adalah membiasakan diri untuk enggak berhutang cuma demi kegiatan yang konsumtif. Pft.

Sekarang ini, banyak banget millennial yang sudah sukses di usia muda, baik sebagai karyawan maupun pengusaha. Makanya keberhasilan mereka rentan banget dengan gaya hidup yang sudah saya sebut di atas. Nah, di acara tomorrow today fund festival kemarin membahas mengenai edukasi finansial yang dikemas dengan music dan art. Supaya lebih menarik tentunya.

travelling

Terus bagaimana sih mengelola keuangan ketika travelling? Mudah sayangnya aku.

1. Beli tiket jauh-jauh hari
Beli tiket ini enggak perlu yang diskon kok, diskon itu cuma keberuntungan, kalo enggak beruntung ya pakai cara ini insyallah berhasil. Misalnya, kamu mau pergi ke Bangkok Maret 2019, kamu beli tiket berangkat bias di bulan Juli 2018 kemudian beli tiket pulang Agustus 2018. Jadi, enggak begitu tekor juga dompetmu, dan terhindar dari hutang~

2. Booking penginapan jauh-jauh hari
Dilanjut pada poin pertama tadi, maka kamu bisa booking penginapan di bulan September 2018. Semakin lancar dan enggak ada hutang, masih bisa hangout juga. 

3. Nabung
Sebelum bulan keberangkatan, kamu bias nabung. Masih ada bulan Oktober, November, Desember, Januari, Febuari dan bulan H. Semakin banyak kamu menabung sebelum hari H. Semakin prepare kamu perginya kamu.

4. Atur itinerary
Supaya makin prepare, kamu bias rancang perjalanan kamu, supaya tidak banyak menghabiskan fund dan bisa eksplor ke tempat wisata lainnya. Kalau kamu tipe orang yang sangat terencana dan melakukan semuanya seperti rencana kamu, maka kamu tidak akan kesulitan untuk menjalankan itinerary yang kamu buat sendiri.

5. Atur pengelolaan makan selama di lokasi
Sebenarnya kalau makan ini enggak bisa dibatasi, karena kan kamu melakukan perjalanan selain menikmati destinasi wisatanya pasti menikmati destinasi kulinernya, dong. Nah, diakali dengan cara; kalau kamu ingin menikmati makanan yang dirasa tidak akan mengonsumsinya terlalu banyak atau sekedar ingin tahu, kamu bisa patungan sama temen kamu, jadi sharing gitu. Atau permisalan lainnya pesan lauknya satu, nasinya 2 dnegan catatan lauknya kebanyakan. Pernah ada yang begini juga? 

6. Atur pengelolaan belanja selama di lokasi
Ini nih yang biasa sering kebablasan. Bilangnya enggak beli apa-apa lagi, ternyata malah kebeli apa-apa. Ada yang suka begini juga enggak sih? Biasanya yang begini ini berangkat 1 ransel pas pulang jadi 4 ransel. Benar enggak sih?

coffee

Kira-kira begitu pengaturan keuangan yang sederhana ketika travelling, mudah bukan? Jujur, saya melakukan hal itu ketika hendak melakukan travelling. Alhasil, saya masih bisa nabung buat yang lainnya seperti investasi, kamera, perjalanan berikutnya, dan lain sebagainya.

For information, Tomorrow Today Fund Festival ini diadakan oleh Sorak Gemilang Entertaiment yang bekerjasama dengan PT. Narada Aset Manajemen. Sorak Gemilang Entertaiment (SGE) ini dibangun sejak tahun 2012 untuk membuat dan mempertunjukkan pentas teater dan pertunjukan arena dengan fokus pada produksi dan promosi hiburan untuk keluarga. Direktur dari PT. Narada Aset Manajemen bilang kalau “investasi bukan hanya untuk mereka yang berkecukupan, tapi untuk semua termasuk milenial.”

5 Desember 2018,
Coteca Coffee and eatry,
Kesayangan Kamu

Monday, 19 November 2018

November 19, 2018 1

Buku Untuk Indonesia


Semasa sekolah, saya selalu menyempatkan diri untuk ke perpustakaan setiap jam istirahat. Baik itu meminjam buku, ataupun membaca di tempat. Hobi membaca buku sejak sekolah membawa ke arah implusif setiap ke toko buku. Kenapa? Karena menurut saya semua buku menarik untuk dibaca.

Hingga sekarang, masih ada buku yang belum saya baca dan masih tersegel plastik, padahal pembeliannya sudah terlampau lama. Koleksi yang masih tersimpan rapi adalah komik Detective Conan. Kalau ditanya kapan terakhir kali ke toko buku, saya masih bisa menjawab dengan detail yaitu 5 Oktober 2018, membeli beberapa buku bisnis dan strategi.

Saya jadi ingin menceritakan beberapa kisah ketika melakukan perjalanan. Di Purwokerto terdapat desa yang menurut saya sangat minim. Desa-nya lumayan jauh dari kota Purwokerto, di desa tersebut terdapat taman bacaan untuk anak-anak sekitar, namanya Taman Bacaan Kudi, yang dibangun oleh salah satu teman saya. Di bangunan dengan ukuran persegi yang diisi beragam buku bacaan anak kecil membuat anak-anak di sana antusias untuk membaca. Minimnya fasilitas seperti pendingin ruangan ataupun AC serta karpet supaya anak-anak dapat membaca dengan nyaman. Selain gemar membaca buku, anak-anak di Taman Bacaan Kudi juga sering melakukan pentas seni khas Banyumas. Kenthongan mereka menyebutnya. Memainkan alat musik kenthongan kemudian beberapa anak kecilnya menari dengan lincah. Duh! Saya jadi rindu melihat mereka menari dan bermain kenthongan.

Selain Taman Bacaan Kudi, beberapa minggu yang lalu saya juga menyempatkan diri ke Rumah Dunia milik Gol A Gong. Selain buku-buku, di rumah dunia ini anak-anak dapat mengikuti kelas menulis, sastra, dan puisi, terdapat pertunjukkan seni teater juga.

Minat membaca di sini (enggak tahu di mana, sekitar kita, dong) saya akui memang kurang, terlebih lagi adanya buku digital. Teknologi semakin canggih, semua yang ingin dibaca sudah ada digenggaman dan mudah diakses. Kemudahan dalam mengakses segala informasi dalam handphone membuat diri kita secara tidak langsung membuat kita menjadi pribadi yang malas. Malas untuk mencari informasi yang benar, dan siap menerima informasi hoaks. Hmm, sungguh memprihatinkan.

Saya mendapatkan informasi bahwa BCA ternyata mempunya gerakan #BukuUntukIndonesia dan sudah berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 2,452,287,951 atau kalau susah sekitar 2,4 miliar, deh 'ya. Tapi ditotalin menjadi Rp 2,553,000,000 jadi berapa? 2,5 miliar. Dana tersebut dikonversi menjadi 43.734 buku yang kemudian disalurkan ke 111 sekolah yang berada di 60 area di Indonesia. Wah, sungguh banyak. BCA berhasil menambah minat baca bagi penerus generasi bangsa. Saya bangga. Sekolah-sekolah yang menerima donasi antara lain tersebar di Aceh dan Lampung mewakili daerah Sumatera. Sedangkan yang mewakili Jawa adalah Garut dan Solo. Lalu yang mewakili Kalimantan ada di Singkawang. Kemudian yang mewakili Sulawesi terdapat di Makassar, Manado. Serta Kupang.

Sebagai generasi penerus bangsa yang cerdas memang harus diimbangi dengan membaca buku. Buku yang berkualitas dan mendidik justru ini akan menjadi tunas-tunaa bangsa yang kelak akan mewarisi negeri ini.

Terima kasih BCA, saya bangga :)

17 November 2018,
Singkawang,
Kesayangan Kamu.

Disclaimer:

***Postingan ini dibuat dalam rangka kerjasama dengan PT. Bank Central Asia (BCA). Informasi dan postingan lainnya dapat dilihat pada hashtag #BukuUntukIndonesia.***

Sunday, 18 November 2018

November 18, 2018 0

Menikmati kemegahan rumah Betang di Pontianak

Beberapa waktu lalu saya berkunjung ke Pontianak, perjalanan saya kali ini dalam sebuah project video. Video apa, ya? Nanti tak share di channel youtube, ya. By the way, ada yang menarik ketika saya jalan-jalan tempo hari di Pontianak. Dari seberang jalan terlihat bangunan yang panjang dan berwarna merah perpaduan hitam, putih, dan coklat dari kayu. Menarik perhatian saya untuk menginjakan kaki di sana sekalian cari tahu info menarik lainnya, siapa tahu dapat ilmu baru.


Dan benar saja, ternyata Rumah Betang, rumah adat khas Kalimantan. Rumah ini menjadi pilihan destinasi wisata saya siang hari itu dengan cuaca yang cukup terik dan menyengat. Bangunan yang saya lihat ini merupakan replika, tapi enggak perlu khawatir, karena semua bentuk dan isinya menyerupai aslinya. Jadi, saya atau kalian bisa tahu meskipun enggak melihat langsung rumah asli suku Dayak yang berada di pedalaman Kalimantan. Yang menarik adalah rumah panjang ini beneran panjang sekali, saya sampai terengap ketika mengelilinginya padahal hanya satu putaran, ini saja jalan santai.

pontianak

Rumah yang menjadi identitas dari suku Dayak ini memiliki ciri-ciri berbentuk panggung dan panjang mencapai 30-150 meter sedangkan lebarnya 10-30 meter belum lagi tinggi tiangnya sekitar 3-5 meter. Kalimantan memang terkenal dengan suku Dayak, selain suku Banjar, Melayu, Kutai, Paser dan lain sebagainya. Apalagi pada zaman dahulu masih banyak binatang-binatang buas. Bikin rumah bentang juga enggak bisa sembarangan karena ada beberapa syarat, seperti; di hulunya harus searah dengan matahari terbit dan sebelah hilirnya ke arah matahari terbenam. Ini dimaknai sebagai symbol kerja keras untuk bertahan hidup mulai dari matahari terbit hingga terbenam untuk semua suku Dayak.

pontianak

pontianak

Rumah Betang ini juga disebut dengan Rumah Radank, pelafalannya seperti apa ya? Katanya istilah Radank ini digunakan untuk rumah panjang di Dayak Kanayatn dan sudah punah di perkampungan asli adat Dayak. Maka dari itu, pemerintah setempat inisiatif untuk melestarikannya dengan cara membangun replika rumah dengan skala yang besar. Pantes saja, bikin engap sampai dehidrasi.

pontianak

Setelah di lokasi dan saling menyentuh saya baru ngeh kalau bangunan ini dibuat dari beton, terdapat pahatan di dinding dan atap yang lebih modern. Wajar saja jadi menarik perhatian, dari segi desain dan arsitekturnya unik gini. Ketika saya ke sini memang bertepatan dengan acara musik, jadi saat itu begitu ramai untuk gladi resik. Nyatanya rumah betang ini memang aktif untuk menampung aktivis kaum muda dan sanggar seni Dayak. Meskipun begitu, tetap saja ada pengunjung yang hadir sekedar melihat beberapa musisi latihan, menikmati keindahan serta kemegahan rumah panjang ini atau berfoto-foto bak model seperti yang saya lakukan, hahaha

melayu pontianak

pontianak

rumah radank

Menurut sumber yang saya dapat Rumah Radank ini sulit ditemukan di daerah maupun pedalaman. Namun terdapat beberapa rumah yang masih dihuni hingga sekarang, yakni di Dusun Saham, Kabupaten Landak. Rumah ini sudah ditempati sejak 140 tahun yang lalu dengan jumlah penghuni kurang lebih 200 jiwa. Hal ini terjadi karena adanya ketetapan dari pemerintah mengenai gaya hidup penghuni yang komunal dikait-kaitkan dengan gaya hidup komunis. Kekhawatiran pemerintah akhirnya berdampak pada penutupan rumah adat radank atau betang ini. Kalian juga tetap bisa berkunjung ke rumah adat asli seperti yang saya sebutkan di atas, lho. Karena seluruh penghuninya memang bersedia untuk dikunjungi.

Rumah panjang atau Rumah Betang ini enggak cuma ungkapan legendaris dari kehidupan nenek moyang zaman baheula, tapi juga suatu pernyataan yang utuh dan konkret tentang tata pamong desa, organisasi sosial, dan system kemasyarakatan, makanya menjadi titik sentral bagi kehidupan warganya. Kehidupan rumah panjang juga menghasilkan system nilai budaya yang menyangkut persoalan makna dari hidup manusia, makna dari pekerjaan mulai dari karya dana mal perbuatan, persepsi mengenai waktu, hubungan manusia dengan alam sekitar, dan hubungan sosial antar sesama. Kalau sewaktu sekolah belajar mata pelajaran PPKN dan Sosiologi, pasti akan mengangguk mengerti ketika mendengar semua kisah tentang rumah panjang dan suku Dayak ini.

pontianak

Rumah Betang atau Radank ini memang bukan sebuah hunian mewah layaknya hunian KPR zaman sekarang. Rumah ini cukup dilukiskan sebagai tempat tinggal sederhana dengan perabotan seadanya. Namun dibalik kesederhanaan itu, menyimpan banyak makna dan syarat akan nilai-nilai kehidupan. Makanya kenapa menjadi symbol yang kukuh dari kehidupan komunal masyarakat suku Dayak. Dari rumah betang saya dapat belajar bahwa hunian mewah bukan segalanya, eh tapi segalanya butuh kemewahan, sih ‘ya.

Dulunya rumah betang ini menjadi pusat segala kegiatan tradisional masyarakat, misalnya proses pendidikan yang bersifat non-formal. Rumah betang juga menjadi tempat yang efektif untuk membina keakraban satu sama lain serta memiliki rasa gotong royong yang tinggi.

Rumah betang ini terdiri dari 8 bagian, diantaranya: 

1. Pusat
Berada ditengah bangunan dan menjadi tempat berkumpul masyarakat untuk melakukan beragam kegiatan baik kegiatan keagamaan, sosial masyarakat dan lainnnya. 

2. Ruang tidur
Disusun berjajar sepanjang bangunan. Letaknya juga tidak bisa asal, karena ruang tidur anak dan orangtua memiliki ketentuan yang mana ruang tidur orangtua harus berada dipaling ujung dari aliran sungai, ruang tidur anak bungsu berada di ujung hilir aliran sungai. Ruang tidur orangtua dan anak bungsu tidak boleh diapit jika dilanggar akan mendapat petaka bagi seisi rumah.

3. Bagian Dapur
Menurut mitos supaya mendapat rezeki harus menghadap aliran sungai.

4. Tangga
Jumlahnya harus ganjil, umumnya berjumlah 3, yakni; berada di ujung kiri dan kanan, satu lagi di depan sebagai tanda ungkapan solidaritas yang menurut mitos tergantung ukuran rumah, semakin besar ukuran rumah maka semakin banyak anak tangga.

5. Pante
Ini merupakan lantai tempat untuk menjemur pakaian dan padi sekaligus mengadakan upacara adat. Berada di depan bagian luar atap yang menjorok ke luar.

6. Serambi
Pintu masuk setelah melewati pante yang jumlahnya sesuai dengan jumlah kepala keluarga.

7. Sami
Fungsinya sebagai ruang tamu atau tempat mengadakan kegiatan bagi warga yang memerlukannya.

8. Jungkar
Ruang tambahan yang adanya dibagian belakang bilik keluarga masing-masing namun atapnya masih menyambung dengan atap rumah panjang.

Anyway, seperti yang sudah saya tulis pada paragraph awal kalau Pontianak hari itu sedang bercuaca sangat terik, maka saya memutuskan untuk mengenakan outfit yang casual dan akhirnya memilih setelan celana jeans dengan T-shirt. Suka ada yang tanya ketika travelling bareng saya misalnya,

“Ben, kalo lagi travelling gini bawa celana jeans berapa sih”
jawaban saya tegas
“Cuma satu, enggak mau berat-berat isi kopernya.”
Eh benar dong, ya? Kalian juga gitu enggak sih atau jangan-jangan cuma saya seorang nih?

pontianak


bernavita

Pilihan outfit hari itu memang menentukan pergerakannya anggota tubuh, apalagi saya tipe orang yang aktif. Syukurlah pakaian saya enggak ribet, celana jeans yang saya pakai waktu itu merek Lois, lho. Pamer sedikit boleh dong, ya? Jadi kira-kira susunan destinasi saya hari itu hingga akhirnya ke rumah betang adalah Warung Kopi Asiang – Hutan Kota di sebelah Universitas Tanjung Pura – Rumah Betang – es krim Ang i – warung makan Mak Etek – perjalanan ke Singkawang. Ngomong-ngomong celana jeans, celana jeans Lois ini nyaman sekali,bahannya enak banget, plus stretch gitu deh, kebetulan saya sedang menggunakan yang straight fit jeans padahal dulunya pengguna skinny fit jeans. Tolong, jangan tanya kenapa ‘ya, karena kalian sudah tahu jawabannya. Cocok untuk kegiatan saya yang aktif pada hari itu.

celana jeans

Saya juga punya baju yang beli di Lois Indonesia, warnanya putih gitu, tapi saya pakai untuk pembuatan video di project dalam perjalanan travel saya ke Pontianak dan Singkawang ini, jadi yang penasaran seperti apa bajunya nantikan videonya di youtube channel saya bulan Desember 2018.

Kalau kalian mau punya jeans samaan kayak saya bisa langsung ke store di Lois terdekat dengan kota kesayangan kamu, enggak Cuma denim kok, ada kemeja, syal, flannel dan lain sebagainya. Jangan lupa, ada lomba blog juga yang diadain sama Lois Indonesia, info lengkapnya segera cari tahu di linimasa-nya. So, Denim is always good idea and denim everyday everywhere!

Di atas pesawat menuju Jakarta,
18 November 2018,
Kesayangan Kamu.

Disclaimer:
***Postingan ini dibuat dalam rangka mengikuti lomba blog contest dengan Lois Indonesia. Informasi dan postingan lainnya dapat dilihat pada hashtag #LoisBlogContest #LoisIndonesia.***

Monday, 15 October 2018

October 15, 2018 3

Penawaran Menarik di BCA Expo 2018

Semoga kalian sudah tahu kalau weekend kemarin ada acara tahunan dari BCA Expo. Kalau yang belum tahu BCA Expo itu apa dan diadakan di mana, maka kamu membaca postingan yang tepat.


BCA Expo adalah pameran property dan kendaraan bermotor di Indonesia. Kali ini BCA bekerjasama dengan Sinarmas Land. BCA Expo sendiri diadakan pada tanggal 13-14 Oktober 2018 lalu di ICE BSD Tangeranng. Menurut kabar yang beredar tiket masuknya gratis.

Pada pagelaran BCA Expo 2018 kali ini tidak hanya menawarkan bunga cicilan rendah, tapi juga menawarkan beragam produk andalan dari anak perusahaan BCA, seperti; Kredit Kendaraan Bermotor, Kredit Sepeda Motor, Kredit Kepemilikan Rumah, Kartu Kredit, dan Flazz. Selain itu juga ditawarkan insurance.

Bagi Nasabah BCA Solitaire dan Prioritas disediakan lounge dengan tujuan guna memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam setiap transaksi. Dengan menunjukkan kartu BCA Solitaire atau Prioritas, nasabah premium sudah bisa masuk dan menikmati seluruh fasilitas lounge, mulai dari aneka hidangan, entertainment, dan berbagai penawaran menarik dari BCA Solitaire dan Prioritas.

Terus promo apa saja sih yang ditawarkan pada BCA Expo 2018 kali ini?
  • Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan bunga spesial fix 2 tahun sebesar 3,99 persen dan fix 3 tahun sebesar 3,99 persen, serta diskon biaya administrasi Rp 500 ribu;
  • Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Perumahan Sinarmas Land bunga Fix & Fix 3 tahun dimana Fix dua tahun pertama sebesar 4,24 persen eff. pa dan bunga fix tahun ketiga sebesar 6,25 persen eff. pa, serta diskon asuransi jiwa 20 persen;
  • Kredit Sepeda Motor (KSM) dengan bunga 0 persen untuk Yamaha Mio series & Vixion GP dan cashback biaya administrasi melalui Sakuku;
  • Promo spesial untuk Food and Beverage dengan menggunakan Kartu Kredit BCA, Debit BCA, Flazz, dan Sakuku;
  • BCA Sekuritas menawarkan promo fee spesial online trading beli 0.14 persen dan jual 0.24 persen hingga Desember 2018 serta promo spesial deposit Rp 500.000;
  • BCA Life menawarkan promo free asuransi PA dengan UP Rp 50 juta untuk pengambilan KKB BCA;
  • BCA Syariah menyediakan Flazz BCA edisi khusus untuk Setoran Haji. Subsidi setoran untuk pembukaan rekening Tahapan iB dan Pembiayaan Emas iB hanya dengan KTP;
  • BCA Insurance menyediakan souvenir menarik untuk nasabah SPK KKB di Booth BCA Insurance;
  • Kantor Fungsional Consumer Card (KFCC) menyediakan souvenir menarik dan free iuran 1 tahun pertama untuk apply Kartu Kredit;

Oh ya, for your information saja nih, kalau promo-promo yang tersedia pada BCA Expo 2018 tahun ini hanya tersedia saat pelaksanaan, ya. Buat kalian yang merasa ketinggalan acara ini jangan khawatir, tahun depan akan diadakan lagi. Siap-siap cari info diadakannya mulai kapan.

Office,
15 Oktober 2018
Kesayangan Kamu.

Sunday, 7 October 2018

October 07, 2018 12

Pertamina Jelajah Energi di Ekowisata Mangrove Karangsong

Baca sebelumnya supaya kamu semakin paham, sayang...

Pertamina RU V1 Balongan tidak hanya sibuk dengan minyak bumi, namun juga melakukan program CSR dalam bidang lingkungan dan memiliki komitmen untuk terus memberdayakan masyarakat serta menciptakan independent community. Laju abrasi yang semakin tinggi dapat mengakibatkan kerusakan di sekitar pesisir Desa Karangsong, maka Pertamina RU VI Balongan menginisiasi untuk melakukan pemulihan lingkungan.

Di Ekowisata Mangrove Karangsong saat ini sudah tercatat 29 spesies tanaman mangrove dan turunannya, serta 33 spesies burung yang 9 spesies diantaranya dilindungi oleh UU No.7 tahun 1999. Perkembangan yang pesat ini dapat dilihat dari sekitar 50 ribu pohon mangrove yang ditanam baik secara sengaja maupun dengan sendirinya.

Karena sukses mengubah wajah pesisir pantai Karangsong menjadi daerah ekowisata, maka PT Pertamina (Persero) RU IV Balongan menjadi semakin komit untuk memperluas implikasinya. Tidak hanya pengembangan ekonomi dan peningkatan kualitas lingkungan, tapi juga memberikan edukasi kepada generasi muda melalui pengadaan kunjungan ke Ekowisata Mangrove Karangsong, Indramayu ini.

bernavita

Kawasan Ekowisata Mangrove Karangsong ini di buka mulai jam 09.00 pagi hingga 17.00 sore. Untuk pergi ke sana, cukup membayar Rp 15.000-, per orang untuk naik perahu. Enggak ada pedagang yang berjualan di sekitar Ekowisata Mangrove ini, sampah-sampah yang di dapat juga dari sampah laut. Sehingga ketika melihat ke bibir pantai Karangsong akan banyak melihat kepiting kecil keluar masuk dari lubang satu ke lubang lainnya.

mangrove

Tidak hanya itu, penduduk sekitar juga menyediakan berbagai olahan mangrove untuk dikonsumsi. Peyek Mangrove, minuman manis mangrove, minuman jahe mangrove, coklat, dodol, kopi, kecap, sirup mangrove dan masih banyak lagi.

Yang membuat saya takjub adalah, ketika matahari terbenam. Pesona warna kuning kejinggaan membuat saya lupa di mana saya berada. Sudah terlalu lama bagi saya melihat matahari dan bulan secantik itu dan saya bisa temukan di Karangsong, Indramayu. Mohon maaf nih, saya bukannya enggak mau kasih foto matahari terbenam maupun bulan. Maksud hati, biar kalian berkunjung ke sana langsung dan merasakan dengan khidmat apa yang saya rasakan.

Terima kasih Pertamina untuk ajakan mengunjungi site, kilang minyak, dan ekowisata mangrove. Meskipun matahari di sana sedang merona-meronanya secara pribadi saya mendapat banyak insight.

Anyway, jangan lupa ikutan kuis Berkah Energi dari Pertamina. Download dulu aplikasinya, ya!

Kantor banget,
05 Oktober 2018
Kesayangan Kamu.