Friday, 22 December 2017

December 22, 2017 13

Takengon, Surga yang Indah

Perjalanan dari Tangkahan ke Takengon memakan waktu lebih lama ketimbang Medan – Tangkahan. Ya, perjalanan Darmawisata Bagimu Negeri ini memang mengunjungi destinasi-destinasi pilihan baik yang sudah tersiar maupun yang belum sama sekali tersiar.

bernavita

Saya tidak menyadari ketibaan kami di Takengon. Keberadaan saya di mobil gerobak membuat saya harus tidur dan tidur terus. Terbangun karena  sentuhan tangannya yang menjalari telapak kaki dan pergelangan kaki.

“Bena, tukeran po?”
“Ben..”
“Bena, tukeran aja, ya.”
Katanya sambil membangunkan saya.

“Hm. Apa?”  Lirih suara saya.
“Biar kamu enggak muntah.”  Sarannya.
“Enggak mau ah.”  Tegas saya.

Sebentar, seperti cerita dalam naskah ya percakapan di atas.

Kembali ke Takengon. Kota Takengon di kelilingi oleh bukit-bukit. Benar-benar bukit dengan ketinggian yang beragam dan Takengon berada di tengahnya. Udara yang sejuk dan dingin melewati pernapasan ini membuat diri lupa kalau perjalanan saya sudah hari ke-13. Dua malam di Takengon membuat saya harus terus menggunakan pakaian serba panjang dan sopan serta menutup bagian kepala. Bukan karena suhu yang dingin, melainkan Takengon adalah ibukota dari Aceh Tengah. Beragam suku Gayo tersebar di seluruh penjuru kota Takengon. Kota kecil tapi aktivitasnya layak kota besar pada umumnya…

Surga Takengon dapat terlihat ketika kamu membuka mata dan kembali menutup mata. Terdapat banyak objek wisata yang menjernihkan mata dan menenangkan pikiran yang diantaranya adalah…

Danau Laut Tawar


bernavita

bernavita

Danau laut tawar inilah yang menyambut saya dan tim ketika pertama kali tiba di Takengon. Danau dengan air jernih, udara yang segar membuat saya melakukan bidik per bidik untuk mengabadikan momen indah ini. Penduduk lokal biasa menyebutnya dengan Danau Lut Tawar. Menurut mereka, nenek moyangnya tidak pernah melihat danau yang airnya seluas ini, maka menamainya laut namun airnya tawar sehingga diberikan nama Danau Laut Tawar yang cara membacanya adalah Danau Lut Tawar dan secara turun menurun hingga sekarang tetap menyebutnya Danau Lut Tawar.

Pantan Terong


bernavita

bernavita

bernavita

Melihat keindahan Takengon dari ketinggian, tempat ini tujuannya. Seperti bukit bintangnya Takengon. Kebanyakan orang berada di sini ketika menikmati sunrise. Melihat matahari terbit dan memantulkan cahaya ke danau menjadikan tempat ini sebagai destinasi mata untuk menjernihkan kembali pengheliatan secara alami. Dalam perjalanan ke Pantan Terong saya melihat hamparan sawah dan hutan yang hijau alami. Anyway, selesai dari Pantan Terong saya sarankan untuk tidak langsung pulang, karena jika beruntung kamu akan menikmati awan biru tanpa polusi di sini. Awan biru dan columus digandeng dengan hamparan sawah dan pepohonan yang rindang membuat kamu enggan pergi dari sini.

Pacuan Kuda
Menurut kabar pacuan kuda di Takengon diadakan 2 kali dalam setahun dan diikuti oleh 3 kabupaten. Pacuan kuda ini sudah diselenggarakan sejak zaman kolonial Belanda tapi setelah panen hasil pertanian. Pacu kuda di Takengon begitu semarak sekali, suara meriah dari komentator dengan nada yang khas juga membuat acara menjadi meriah. Bahkan tidak peduli juga walau gerimis mengundang. Terdapat banyak jajanan juga di lokasi pacuan kuda jika bosan menonton pacu kuda ini.

Saya mendadak cinta dengan Takengon ini. Surga yang dibuat oleh Allah di Takengon sungguh sulit untuk dilupakan. Bidikan foto bahkan tidak dapat menggantikan keindahan mata ketika melihat secara langsung.

bernavita

Takengon, kota dengan segala yang sejuk dan indah berada di sini. Terima kasih Takengon.

Pantan Terong,
25 November 2017
Kesayangan Kamu.

Pssst, foto awal diambil oleh Kak Rizli Montana.


**

Postingan ini bekerjasama dengan dengan Tripdixi aplikasi marketplace Indonesia dalam rangka Expose Sumatera. Postingan di media social dapat dilihat pada hashtag #DarmawisataBagimuNegeri #ExposeSumatera #Tripdixi .

Saturday, 16 December 2017

December 16, 2017 3

Liburan Akhir Tahun di Belitung

Saat menulis ini tetiba saya teringat akan outing kantor akhir tahun yang diadakan di Belitung. Berhubung saya belum pernah ke Belitung, jadi hal yang saya rasakan saat itu adalah takjub dengan segala infrastruktur, atmosfir dan tentunya dengan keindahan Belitung. Kantor kalian pernah ngadain outing gitu enggak sih? Biasanya diadain berapa kali? Ex-kantor saya mengadakan outingnya setahun sekali, baik itu di awal tahun atau akhir tahun. Outing diadain sebagai bentuk terima kasih perusahaan pada karyawannya dan sebagai bonus kerja para karyawan juga. Bonus akhir tahun gitu sih suka-suka perusahaan ngasihnya. Ada yang lewat outing, ada juga yang lewat materi. Kalian tipe yang mana dan prefer yang mana?

bernavita fiana

Oke lanjut mengenai perjalanan ke Belitung, yang biasanya di kantor saling menghadap ke laptop dengan wajah murung dan beban kali ini saling bertatap muka secara riang gembira. Yang biasanya saling menyapa ketika terdapat pekerjaan yang revisi atau tambahan kali ini menyapa untuk foto bersama. Makan siang yang tadinya sambil menghadap laptop kali ini makan siangnya bersama-sama sambil bersenda gurau. Banyak insight positif untuk outing kantor bukan?

Saking indahnya Belitung, banyak sekali destinasi Belitung yang wajib dikunjungi, yang paling ngehits adalah mercusuar itu. Saya dan teman-teman kantor menyempatkan untuk berkunjung dan menaiki anak tangga di Mercusuar itu. Setiba di atas saya malah enggan untuk berfoto dan memilih untuk menempel pada tembok karena ketinggian yang tidak manusiawi itu dan anak tanggak yang bikin kaki merinding. Mercusuar digunakan untuk berkomunikasi dengan kapal, tapi memang belakangan ini menjadi salah satu destinasi. Selain mercusuar terdapat juga Pulau Lengkuas, saya dan teman-teman kantor juga menyempatkan diri untuk snorkeling. Keindahan bawah laut Belitung sungguh patut diancungi jempol, arus yang kencang juga menjadi penghambat untuk kaki, jadi sangat disarankan menggunakan fin selain sebagai penyeimbang juga meminimalisir pergerakan kaki yang akan membuat letih.

bernavita fiana

Perjalanan selama 3 hari 2 malam ini cukup menyisakan kenangan yang berkesan, selain itu menambah akrab juga pada seluruh karyawan perusahaan, selama outing masing-masing karyawan yang memiliki jabatan tinggi menurunkan jabatannya dan berbaur secara keseluruhan sehingga tidak ada level ketika semua berbaur. Patut dicontoh, dan memang sudah sewajarnya begitu juga, bukan? Wibid menjadi tempat favorit untuk saya, ketika itu semua karyawan bahu-membahu menaiki semua wahana yang menyenangkan tersebut, bahkan direktur juga ikut menikmati wisata air tersebut.

bernavita fiana

Setelah meninggalkan Bandara Internasional H.A.S Hanandjoeddin saya berjanji dengan diri saya sendiri untuk mengunjungi Belitung dalam waktu yang lebih lama. Banyak wisata yang perlu di explore selama di Belitung baik itu sejarah, kuliner, dan tempat wisata. Kemudian saya iseng menyusun itinerary dan rangkaian transportasi serta penginapan untuk saya. Transportasi untuk Belitung memang yang paling mudah menggunakan moda transnportasi udara. Kalau ingin menggunakan moda transportasi lain terbilang cukup rumit karena harus menggunakan bus dan kapal untuk menyebrangnya. Bukannya cepat sampai malah jadi 2 kali kerja, meskipun akan lebih hemat, ya.

Sekarang di traveloka terdapat paket pesawat hotel Traveloka yang setelah dikalkulasi justru lebih murah ketimbang harus beli satu per satu. Bahkan hemat 20% tanpa kode promo apapun. Hmm, sudah hemat biaya hemat waktu juga ya ternyata. Berhubung sekarang sudah akhir tahun, rencana liburan akhir tahun kamu kemana? Jangan lupa untuk hunting tiket pesawat dan hotel karena lebih murah daripada pesan terpisahCaranya gampang banget lagi untuk pesen paket pesawat dan hotel ini. Langkah-langkah berikut semoga dapat membantu kamu, ya.

Pilih paket penerbangan dan hotel. Isi destinasi yang diinginkan, tanggal, dan lokasi hotel yang dituju.
bernavita

Setelah itu, akan muncul lagi tampilan berikutnya, yang mana berisi pilihan sesuai yang kamu inginkan. Jika sudah sesuai maka kamu bisa pilih menu selanjutnya, by the way lihat tanda merah di gambar itu deh, diskon 20 persen kan.

bernavita

Cek kembali jadwal penerbangan kamu dan hotel, jika benar-benar sudah sesuai dengan yang kamu inginkan lanjutkan ke langkah selanjutnya.

bernavita

bernavita

Isi data diri kamu, supaya memudahkan tim traveloka untuk mengirimkan bukti pemesanan, dan ke-valid-an keberangkatanmu. Cek sekali lagi harga yang kamu dapat dan kamu transfer nantinya.

bernavita

Kemudian pilih menu pembayaran, pilih cara pembayaran sesuai dengan kemudahanmu, setelah itu kamu tinggal menunggu proses voucher dan segala tetek bengeknya. Nantinya tim traveloka akan mengirimkannya ke e-mail kamu. selesai deh.

Terima kasih pada Indonesian Travel untuk foto pemandangannya, dan terima kasih pada Enjoy Belitung untuk foto wibidnya.

Bengkulu,
17 Desember 2017
Kesayangan Kamu.