Monday, 31 October 2016

October 31, 2016 18

Penting Nggak Ya Travel Adaptor?

Travelling memang selalu menyenangkan untuk saya, karena dengan travelling saya bisa bertemu banyak orang, bertemu teman baru, belajar budaya baru, dan explorer kuliner di wilayah sekitar. Dan masih banyak lagi! Dan saya semakin nggak sabar untuk ketemu kamu.

Beberapa hari yang lalu ada email masuk yang isinya menanyakan

“Kak Benbernavita, salam kenal. Aku Isti (nama samaran), aku mau tanya. Kalo jalan-jalan gitu harus bawa chargeran tambahan ngga sih? Soalnya pernah pas aku nginep di hotel 36B (nama samaran) nggak bisa nyolok karena stop kontaknya beda. Terus kalo aku mau beli, belinya dimana ya? Merk apa ya kak? Aduh, maapin ya kak kalo tanyanya kebanyakan. Hehehe.”

Oke. Mungkin maksudnya adalah Travel Adaptor. Postingan ini bukan paid post kok, ini murni karena ada email yang masuk tanya begitu. Aha aha aha. Di email yang Isti tulis banyak banget yang salah penggunaan tanda bacanya. Abaikan, karena dia fokus bertanya bukan ke tulisan.


Saya punya travel adaptor dan saya selalu membawanya ketika city trip. Beda lagi kalo pendakian gunung. Ya, lagian ngapain naik gunung bawa travel adaptor. Ora nggenah. Hhh. Travel adaptor milik saya ini biasa aja, nggak begitu bermerek dan belinya pun di toko bangunan yang berwarna merah ada es batu-nya. Sudah ketebak ya saya beli di mana? Harganya pun juga cukup menjangkau untuk dompet kok. Kan nggak perlu mahal-mahal, yang penting kegunaannya. Percuma mahal kalau nggak bisa digunain apalagi kalau mau riya. Hih.

Jadi travel adaptor milik saya adalah ini...


Sengaja saya sudah kasih nama biar nggak tertukar dengan mama. Iya. Mama saya juga punya dengan merk yang sama dan tipe yang sama, beliau juga traveller gitu. Doyan banget jalan-jalan.


Alasan saya memilih adaptor yang ini karena dia punya 4 tipe colokan gitu. Ehe ehe ehe. Mayan kan?

Tipe | / ini untuk Australia, China, Korea, New Zealand, dan Fiji
Tipe | | ini untuk USA, Japan, Canada, Carribean, China, Taiwan, Thailand, Philipines, North & South America
Tipe ∙∙ ini untuk Europe, Russia, France, Germany, Greece, Switzerland, Indonesia, Parts of Africa, South America, Middle East, United Arab, dan Emirates
Sedangkan, untuk tipe _ ‘ _ ini untuk Ireland, England, Malaysia, Singapore, Hongkong, dan Afrika




Travel adaptor yang saya punya ini sudah include travel pouch jadi nggak perlu takut kalo patah atau gimana-gimana. Bisa di lock dan unlock juga biar nggak tenggelem pas lagi asik-asik nyelup.


Jadi, penting nggaknya travel adaptor tergantung dari kamu. Kalau kamu cuma di rumah aja ya ngapain gitu punya travel adaptor kecuali stop kontak di rumah kamu pakai semua versi dunia, baru deh penting. Menurut saya pribadi travel adaptor PENTING! Hehehe. Segini aja postingan tentang Travel Adaptor ala Kesayangan Kamu. Semoga membantu. Happy Travelling!

Planet Namec,
30 Oktober 2016
Kesayangan Kamu

Sunday, 30 October 2016

October 30, 2016 39

5 Hal dari Jakarta yang Tersembunyi

Jakarta – kota yang penuh dengan hiruk pikuk keramaian mulai dari bisnis, perdagangan, gedung bertingkat dan kemacetan. Ya, Jakarta memang seringkali dikenal dengan MACET. Entah kenapa Jakarta dikenal dengan macetnya. Padahal masih banyak hal lainnya yang bisa dikenal sebagai identitas dari kota Jakarta.

Jakarta yang penuh dengan warga urban dari daerah Bogor, Bekasi, Tangerang dan sekitarnya, membuat ibukota tercinta ini menjadi sorotan dari berbagai daerah maupun dunia. Bagi warga daerah yang mungkin belum ke Jakarta sempat berpikiran

“Wah, mau ke Jakarta deh. Mau liat gedung-gedung yang menjulang tinggi.”

Lalu bagaimana kira-kira pikiran warga negara asing?

“Jakarta, so many people. I can sleep at the train, bus, or another transportation. Because traffic jam in Jakarta very crowded.”

Bahkan Greyson Chance yang pernah berkesempatan hadir ke Indonesia untuk membawakan lagu-lagu terajaibnya pernah berkata

“Selama di Jakarta saya bisa tidur, karena macetnya Jakarta berbeda dengan di sana.”

See? Segitunya kota Jakarta? Hhh. Helaan nafas saya selalu panjang ketika mengingat macetnya Jakarta apalagi sedang terburu-buru, terlebih lagi polusi dari berbagai macam kendaraan. Sebagai warga dari Planet Namec kadang saya bersyukur kadang juga saya... ya gitulah.

Jadi, Minggu lalu, saya bersama Indonesia Corners berkeliling kota Jakarta selama setengah hari. Kalau saya sama kamu selama 2 bulan lebih dikit. Mengenal kota Jakarta lebih dekat dengan segala sisi yang belum pernah terlihat oleh khalayak sekitar. Tidak ditutupi. Tidak. Hanya saja kurang tersebar luas pemberitaannya, jadi hanya beberapa warga saja yang tahu atau mungkin sanak keluarga dari yang tergabung. Apa saja? Inilah 5 hal yang harus kamu ketahui dari kota Jakarta.

IDCorners
Dari grup whatsapp Jakarta Night Journey

1. Jakarta Smart City

smartcityjakarta

Jika kamu merasa bingung Jakarta Smart City ini gunanya untuk apa, sama seperti saya. Usut punya usut Jakarta Smart City ini mempunyai 6 indikator yang diantaranya; Smart Governance, Smart Economy, Smart People, Smart Mobility, Smart Environment, dan Smart Living. Dengan Jakarta Smart City, menjadikan Jakarta mudah di telusuri dengan berbagai aplikasi yang ada di dalam smartcity.jakarta.go.id, penasaran apa aja yang bisa kamu lakukan di web itu?

  • Kamu bisa mengakses peta kota Jakarta, jadi ya nggak kesasar banget lah. Minimal kalau calon mertua kamu tanya di mana letak patung bu tani bersama anaknya yang membawa cangkul, bisa kamu jawab.
  •  Kamu bisa melaporkan apapun pada aplikasi qlue. Tapi please jangan laporan kalau kamu galau atau kamu diselingkuhi kamu cukup laporan aja di twitter kamu aja, di qlue jangan!
  • Kamu cukup check list salah satunya saja, kemudian akan muncul yang kamu butuhkan. Misalnya sampah. Ada 3 tanda yang berwarna merah, hijau, dan kuning yang terdapat dalam peta. Ketiga warna ini punya arti masing-masing. Merah pekerjaan belum di laporkan, kuning sedang di kerjakan, sedangkan hijau sudah bersih.
smartcityjakarta

smartcityjakarta
  • Kamu bisa tahu harga tanah di Jakarta mulai dari yang murah sampai yang harganya bikin kamu pingin bilang “mending uangnya buat aku nikahin kamu.
  • Kamu bisa tahu ada atau tidaknya kamar kosong di sebuah rumah sakit. Jadi, jangan sampai tertipu lagi. Halah.
  • Kamu bisa mengetahui harga bahan pangan pokok dari berbagai pasar.
  • Kamu belum bisa menemukan jodoh di aplikasi qlue ini.
  • Jakarta Smart City mempunyai aplikasi pendukung seperti; Qlue, Zomato, Go-Food, Ragunan Zoo, Trafi, Info Pangan Jakarta, Waze, dan iJakarta.

2. Balai Kota Jakarta

balaikotajakarta

Ternyata Balai Kota Jakarta boleh dikunjungi. Ya, saya baru tahu. Terima kasih IdCorners. Di dalam gedung balai kota, kamu bisa melihat seisi ruangan, mulai dari ruang meeting, ruang pertemuan, ruang tamu, kamar mandi, kamar lift, dan lain sebagainya. Bener-bener transparan. Ada beberapa papan informasi juga yang mungkin kamu butuhkan untuk studi kasus skripsi kamu, misalnya.

balaikotajakarta

balaikotajakarta

3. City Tour Bus

citytourbus

Beberapa dari kamu ada yang sudah tahu, ada juga yang belum. Pemerintah Jakarta mengadakan Bus untuk City Tour keliling kota Jakarta dengan biaya yang gratis. Bus tingkat ini berhasil membuat saya takjub, perdana naik bus city tour dan busnya bertingkat, ada pemandu wisata yang menceritakan tentang sejarah kota Jakarta, lagu, dan tidak ada wifi, tolong fokus melihat kota Jakarta dari sudut yang berbeda jangan tanya wifi. Pernah naik bus city tour? Apa kamu amaze juga?

citytourjakarta

citytourbus
Dari Bandung Diary

citytourbusjakarta
Dari Mbak Evi
4. Kawasan Kota Tua

kotatuajakarta

Duh! Kalau bahas Kawasan Kota Tua ini nggak akan ada habisnya. Sejarah dari berbagai versi sudah banyak tersebar luas di google. Ya seperti yang kamu ketahui sebelumnya kalau Kota Tua ini dijuluki sebagai Permata Asia atau Ratu dari Timur oleh pelayar dari Eropa, nggak tahu ini abad keberapa. Konon kawasan Kota Tua ini dianggap sebagai pusat perdagangan untuk Benua Asia karena letaknya yang strategis. Kawasan Kota Tua ini katanya memiliki luas 1,3km terbentang di sekitar Pinangsia, Roa Malaka, dan Taman Sari. Fyi, Glodok itu sudah masuk daerah luar kota. Oh ya, untuk masuk ke Kawasan Kota Tua pada abad entah keberapa harus menggunakan pasport. Aduh, untungnya saya lahir pada abad ini dan tinggal di Planet Namec.

kotatuajakarta

kotatuajakarta

Di kawasan Kota Tua ini kamu bisa berkunjung ke Museum Wayang (hati-hati di pintu keluar ada ondel-ondel), Museum Fatahillah, Museum Keramik, Kantor Pos, Toko Merah dan apa lagi ya? Mungkin kamu mau menambahkan?

kotatuajakarta


5. Monumen Nasional (Monas)

monumen nasional

Huft. Tibalah pada puncaknya ini tulisan. Sebenernya saya enggan banget ke Monas, karena terlalu banyak ondel-ondel dan ini membuat saya berlari-lari sesak nafas. Tapi karena Indonesia Corners mengajak ke Monas saat malam hari, ketakutan saya berhasil disingkirkan. Karena apa?! Selain kamu bisa melihat sejarah-sejarah yang terpampang dalam diorama Museum Nasional ini, kamu bisa naik hinggak ke puncak tertinggi monas dan melihat SEMUA SUDUT KOTA JAKARTA PADA MALAM HARI! KAMU YANG PENCINTA CITYLIGHT WAJIB BANGET DATENG KE PUNCAK MONAS MALEM-MALEM JANGAN LUPA AJAK SAYA, YA!

monas

monas

monas

monas

DAN, SEGITULAH KIRa-kira... (maaf kelepasan pake kapital karena nggak sanggup lagi liat citylight hasil jepretan sendiri). Ya, jadi 5 hal yang saya jabarkan diatas belum kamu ketahui atau mungkin sudah ada yang diketahui ya nggak apa-apa. Semoga bermanfaat.

monas
Dari Mbak Evi
Perjalanan saya bersama Indonesian Corners minggu lalu mempertemukan saya dengan beberapa geng wwf. Halah. Tiwi, Dian dan Yoga, ditambah oleh Salam. Sepulang melakukan perjalanan setengah hari keliling kota Jakarta kami sepakat untuk pergi ke Stasiun Gambir karena KAMI INGIN ES KRIM MEKDI. Namun ternyata, karena perjalanan yang terlalu jauh dari pintu keluar Monas ke Irti, kami berlima memutuskan untuk memanjat pagar di dekat Stasiun Gambir (tepatnya dekat Seven Eleven). EHE EHE EHE! Tragis. Mengerikan. Menyedihkan. Hiks. Setelah itu... selamat ngemut es krim!

balaikotajakarta
Dari Bandung Diary
Terakhir, terima kasih Indonesia Corners jalan-jalan setengah hari-nya :) ehe ehe ehe. Jadi punya bahan tulisan tentang kota Jakarta deh :9 jangan lupa kalau jalan-jalan pakai handphone Asus Zenfone 3 dan Zenfone Ultra power bank biar foto-foto kamu makin daebak! Tentunya semakin hitz di ranah media sosial. Aha aha aha. Kayak foto saya di atas, sibuk update biar khalayak pada tau. Halah.

citytourbusjakarta
Dari Mbak Evi
"Tulisan ini diikutsertakan dalam Jakarta Night Journey Blog Competition oleh Indonesia Corners yang di Sponsori oleh Asus Indonesia."


Planet Namec,
30 Oktober 2016
Kesayangan Kamu

Saturday, 29 October 2016

October 29, 2016 0

3 Pesona Air Terjun di Pedalaman Kota Semarang Yang Wajib Dikunjungi Traveler

Bosan dengan wisata taman bermain, Mall, atau Kebun Binatang semacamnya? Mungkin kamu perlu menyingkir dulu dari perkotaan dan bersatu dengan alam. Siapkan fisik tanpa perlu budget tebal, kamu bisa mengeluarkan jiwa petualang sekaligus menjernihkan pikiran dan merasakan kedamaian saat menikmati panorama yang masih alami.

Tak perlu repot pula untuk hunting wisata alam yang bagus hingga ke luar negeri, karena Indonesia punya begitu banyak spot yang bisa disambangi. Seperti di kota Semarang contohnya, ada berbagai spot wisata alamnya yang bisa dijadikan sarana bersenang-senang. Untuk menyambangi kota Semarang pun bisa melalui berbagai rute, loh. Kamu bisa menggunakan mobil pribadi, kereta api, ataupun pesawat.

Berbagai rute perjalanan dengan moda transport yang berbeda memiliki sisi plus dan minus masing-masing. Jika kamu lebih menikmati perjalanan darat dan tidak masalah dengan waktu tempuhnya, bisa menggunakan mobil pribadi. Berkendara sendiri juga akan lebih leluasa untuk menentukan kapan istirahat dan kembali melanjutkan perjalanan.

Rute darat lainnya, bisa juga menggunakan kereta api. Dengan jalur kereta api, kamu bisa sampai di kota Semarang dalam waktu 6,5 jam perjalanan. Menggunakan moda transportasi yang satu ini memang lebih cepat dibanding berkendara sendiri. Kamu pun tetap bisa menjelajahi kota Semarang dengan mobil sewaan begitu sampai di tempat.

Namun, jika ingin lebih cepat sampai demi menyimpan energi untuk nanti hunting wisata alam di Semarang, kamu dapat menggunakan pesawat. Maskapai yang melayani rute domestik ke Semarang juga banyak. Salah satu maskapai khusus penerbangan domestik seperti Kalstar Airlines juga melayani rute Jakarta-Semarang. Terbang bersama Kalstar Airlines, kamu akan tiba di Semarang dalam waktu 1,5 jam perjalanan. Kamu pun dapat memilih di bandara mana akan turun, seperti bandara Pangkalanbun atau Sampit.

kalstar
picssr.com
Setibanya di kota Semarang, kamu bisa bersiap-siap mendaftar spot wisata alam mana saja yang akan kamu kunjungi. Dan berikut ini adalah daftar wisata Air Terjun di Semarang yang ramai diperbincangan di dunia traveling karena tempatnya yang indah. Simak ulasan berikut ini untuk tahu apa saja dan dimana tempatnya.


1.  Air Terjun Kali Pancur

airterjun
cakrawalatour.com
Meluncur ke wisata yang pertama di Desa Nogosaren, terdapat Air Terjun Kali Pancur. Dengan ketinggian yang mencapai sekitar 100 meter dan didominasi bebatuan alam, Air Terjun Kali Pancur ini cukup ramai dikunjungi. Tidak hanya itu, di sini kamu juga akan mendapati beberapa goa kecil yang digunakan sebagai tempat burung-burung Walet berteduh.

Namun, seperti yang sudah diingatkan sebelumnya, yaitu untuk hunting wisata alam, kamu harus punya energi yang cukup dan fisik yang sehat. Salah satunya karena terkadang kamu diharuskan menempuh perjalanan yang lumayan jauh terlebih dahulu untuk bisa sampai ke titik obyek wisata berada.

Untuk sampai ke spot Air Terjun Kali Pancur pun demikian. Kamu harus menaiki sekita 900 anak tangga sampai akhirnya bisa menjejakan kaki dan menikmati indahnya Air Terjun Kali Pancur. Biaya masuk menuju Air Terjun Kali Pancur ini yaitu Rp 2.000/orang.

2. Curug Lawe, Air Terjun di Lereng Gungung Unggaran

airterjun
cakrawalatour.com
Bergeser dari Air Terjun Kali Pancur, mari ke Gunung Pati di kota Unggaran untuk melihat keindahan Curug Lawe. Sebelumnya, berjarak sekitar 5 km dari Semarang,  kota Unggaran adalah kota yang biasanya hanya dilewati ketika kamu meninggalkan kota Semarang. Namun, ternyata di kota ini banyak spot menarik yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Kawasannya yang didominasi perbukitan dan gunung inilah yang membuat kota Unggaran memiliki beragam spot wisata alam yang cantik. Salah satunya seperti Curug Lawe.

Curug Lawe berlokasi di lereng pegunungan, di dalam hutan. Lagi-lagi, untuk sampai ke titik lokasi, kamu perlu cukup perjuangan. Namun, kali ini kamu tidak akan disuguhkan ratusan anak tangga, melainkan trek perjalanan naik dan turun. Bagi para pecinta alam mungkin trek-trek demikian sudah biasa ditaklukan, namun bagi kamu yang jarang melakukan perjalanan ke pegunungan, pasti cukup menantang. Selama perjalanan, kamu akan menyusuri sungai irigasi buatan dan jalan setapak berpasir yang basah.

Namun, kelelahan menyusuri trek-trek yang tidak mudah itu, akan terbayarkan dengan keindahan Curug Lawe. Derasnya aliran air terjun dari tebing bebatuan membuat suasana alamnya terasa semakin hidup dan menyegarkan. Namun, kamu tetap harus berhati-hati ketika bermain air di Curug Lawe ini, karena terkadang kayu pepohonan yang mati ikut terbawa arus air terjun. Jadi, meski tujuannya menikmati lansekap alam yang eksotis sambil bermain dan bersenang-senang, kamu tetap harus aware dengan keadaan sekitar agar tak mengundang celaka, ya.

3.      Air Terjun Tujuh Bidadari

airterjun
hudream.blogspot.com
Spot selanjutnya adalah Air Terjun Bidadari yang terletak di Desa Keseneng. Untuk menuju ke sini, bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi. Akses jalannya pun sudah beraspal, namun berliku dan sempit sehingga harus berhati-hati. Setelah menepuh peralanan sekitar 20 menit dari kota Semarang, kamu pun tiba di Dusun Keseneng. Nah, sekitar 5 menit waktu tempuh dari Dusun Keseneng, kamu pun sudah sampai di kawasan Air Terjun. Menuju ke titik lokasi Air Terjun Bidadari, cukup dengan berjalan kaki menyusuri rute sekitar 300 meter.

Air Terjun Tujuh Bidadari terdiri dari 3 tingkat, dimana setiap tingkat akan membentuk beberapa air terjun, sehingga secara keseluruhan ada 7 air terjun yang mengalir dengan derasnya. Air Terjun Tujuh Bidadari ini hanya memiliki ketinggian mencapai 10 meter—dengan masing-masing tingkat 3 meter, tidak setinggi air-air terjun sebelumnya. Namun pesonanya sangat alami dan menakjubkan. Dari kejauhan, kamu juga akan disuguhkan pemandangan terasering  sawah yang semakin memperindah panorama alam di Air Terjun Tujuh Bidadari ini.  

Nah, itulah 3 dari sekian banyak wisata alam lainnya di kota Semarang yang mungkin baru kamu ketahui. Jadi ketika kamu bertandang ke Semarang, bisa sekaligus menyambangi spot-spot wisata tersebut ya, karena sayang sekali jika dilewatkan mengingat keindahan yang dimiliki ketiga Air Terjun tersebut. So, Happy traveling dan semangat berburu spot-spot indah lainnya di kota Semarang, ya travelers

Friday, 28 October 2016

October 28, 2016 8

Menyikapi Hari Sumpah Pemuda

Selamat Hari Sumpah Pemuda, Kesayangan Kamu!
Ada banyak cara untuk menyikapi Hari Sumpah Pemuda. Cara yang hiperbola, cara yang elegan, atau cara yang biasa aja. Kamu termasuk yang mana? Sebelum lebih jauh, apa arti Sumpah Pemuda bagi kamu? Apa yang sudah kamu lakukan?

sumpah pemuda

Dulu, sewaktu masih kecil Hari Sumpah Pemuda yang saya lakukan hanyalah menonton kartun detektif conan, kindaichi, tsubasa, chibi maruko chan, nyemil jetset, chiki, agar-agar dan hal lainnya. Melakukan hal begitu saja sudah PEMUDA banget. Eh, pemudi deng. Beranjak ke Sekolah Menengah Pertama, yang dilakukan adalah berimajinasi membuat mading, kemudian hadir ke Museum Wayang untuk pagelaran gamelan dari sekolah. Pemuda pemudi sekali, bukan? Lain SMP lain SMA, semasa SMA pada hari Sumpah Pemuda saya lebih asyik pacaran, kongkoan sama genggong, ketawa-ketawa, pulang larut malam. Eh, tapi ikutan beberapa cerdas cermat juga sih. Sungguh masa muda yang ya gitulah. Kelak anak saya menjadi pemuda pemudi seperti apa ya... Hm.

sumpah pemuda

Sejak mendekatkan diri untuk travelling dan kuliner saya jadi punya jiwa pemudi yang berbeda. Terutama saat jalan-jalan ke kota yang penuh dengan culture budaya. Saya jadi berusaha untuk tahu dan belajar, terlebih lagi Indonesia mempunyai budaya yang berbeda-beda pada setiap daerahnya. Keingintahuan itu yang membuncah dalam benak saya, membuat saya untuk nggak berhenti explorer Indonesia. Nggak hanya itu. Dunia travelling juga membawa saya sampai pendakian gunung dan masuk organisasi. Pendaki Nusantara. Dalam organisasi tersebut jabatan saya sebagai bendahara. Wah. Dalam postingan kali ini saya ingin menjabarkan tentang beberapa komunitas dan organisasi yang bersangkut paut dengan saya.

- Pendaki Nusantara
Organisasi pendaki. Entah saya hadir darimana. Jabatan saya saat itu menjadi Humas. Mengajak orang-orang untuk bergabung dalam organisasi kami, terlibat dengan beberapa organisasi dan komunitas lainnya dalam bentuk sosial, budaya, penghijauan, bantuan dan lainnya.

Lalu hal apa saja yang pernah dilakukan oleh organisasi ini dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda? Banyak sekali. Tapi saya tidak akan menyebutkan, terkesan riya. Ehe ehe ehe. Kami sudah banyak melakukan banyak hal yang bersifat positif baik dari internal maupun eksternal yang tergabung dengan komunitas lainnya.

- Warung Blogger
Ini bukan organisasi, tapi lebih ke komunitas. Komunitas blogger. Semua blogger dari Sabang hingga Merauke berkumpul menjadi satu di sini. Komunitas ini mempunyai tema di setiap harinya, salahnya di hari Senin. Senin para blogger di grup whatsapp ini sangat dianjurkan menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah-kaidah yang terdapat dalam kamus besar bahasa Indonesia. Jika ada yang melanggar lebih dari 3 kali, tentunya akan ada sanksi. Saya pernah melakukan -_- dan saya menyelesaikan sanksi saya melarang dan menunggu kesayangan kamu.

Komunitas Warung Blogger ini menyikapi Hari Sumpah Pemuda dengan cara yang unik. Beberapa anggota menuliskan tentang apa-apa saja di Hari Sumpah Pemuda, seperti saya ini contohnya...

- W-buy
Ini pun saya bingung mau saya kategorikan dalam organisasi atau komunitas. Karena w-buy sendiri tidak memiliki makna yang mendalam. Bahkan tak berarti apa-apa. W-buy yang beranggotakan 4 orang termasuk saya di dalamnya lebih banyak membahas mengenai penulisan yang baik dan benar yang tentunya sesuai dengan kbbi, persepak bola, terkadang membahas politik yang mungkin bisa dihitung jari.

Geng ini menyikapi Sumpah Pemuda dengan belajar lebih giat agar Ujian Terlalu Serius berjalan lancar, pendakian ke Gunung Sumbing sempurna, tulisan paid post dibayar, adanya pertandingan bola, malam minggu nanti. Huft.

- Jong United
Komunitas positif yang didukung oleh opini.id ini telah berhasil membuat saya ter-aw! Pasalnya komunitas ini seperti me-reborn Sumpah Pemuda. Kalau Sumpah Pemuda dahulunya mempunyai misi untuk mempersatukan pemuda Indonesia yang terpecah belah karena suku dan daerah, Jong United lebih bermaksud untuk membuat para pemuda dan pemudi penerus bangsa ini menjadi lebih peka dan berkontribusi pada kemajuan bangsa. Banyaknya pemuda pemudi yang apatis pada bangsa, membuat Jong United menjadi tergerak pada kemajuan bangsa, karena melalui pemuda pemudi harapan untuk Indonesia lebih baik menjadi lebih bermakna dan berarti. Biar nggak cuma slogan talk less do more. Beragam kegiatan yang dilakukan Jong United banyak sekali, berupa video yang di upload ke youtube dengan berbagai tema.

sumpah pemuda

Jadi bagaimana kamu menyikapi Hari Sumpah Pemuda? Bagaimana komunitas atau organisasi kamu menyikapi Hari Sumpah Pemuda? Kemudian saya bingung ingin mengetik apa lagi. Saya kepikiran suatu hal yang mengganggu hingga 3 minggu ini. Duh! Malah curhat. Hiks. Beqlah. Semangat! Karena hari ini Hari Sumpah Pemuda, berbuatlah yang positif dan membangun. Karena nantinya akan berguna bagi anak cucu kamu!

Wednesday, 26 October 2016

October 26, 2016 2

M’batik di Kampung Kauman

Rasanya kurang pas kalau pergi ke Solo nggak mampir ke Kampung Kauman. Kampung Kauman, surganya batik. Kampung Batik Kauman Solo ini agak susah lokasinya kalau menurut saya, karena saya sibuk melihat hasil video pada kamera sewaktu diantar oleh Tim Management Best Western Premier Solo Baru.

batik tulis

Jadi, singkatnya saya berkunjung ke Batik Gunawan Setiawan yang berada di Kampung Batik Kauman. Batik-batik tulis asli dengan kualitas daebak dan harganya yang superior telah berhasil membuat saya menganga selebar-lebar dan rasanya mau buka dompet mama aja.

batik solo

batik solo

Saat masuk ke dalam Toko Batik Gunawan Setiawan ini ada meja bundar kecil dan disediakan welcome drink berupa jamu beras kencur dingin, welcome snack kayak brem tapi bukan brem eh gimana dong? Dan beberapa aksesoris wanita seperti dompet dan tas. Kemudian di ruangan selanjutnya terdapat koleksi pakaian batik pria dan ruang ganti. Di ruangan ketiga akan ada helaian kain batik yang bisa kamu beli dan kamu jahit sesuai selera serta beberapa benda kuno seperti radio, setrika, congklak dan lainnya.

kauman solo

kauman solo

Lalu saat kamu ke ruangan samping kanan, kamu akan bertemu kasir dan beragam aksesoris, baju untuk ukuran anak kita. Kemudian di belakang kamu akan menemukan berbagai macam pernak pernik wanita bangetlah, mainan dari kayu, dan KAMU BISA LANGSUNG MELIHAT LANGSUNG PROSES PEMBUATAN BATIKNYA! Daebak banget sik toko batik ini. Bahkan kamu bisa praktek langsung atau coba-coba m’batik.

kauman solo

kauman solo

batik cetak

Katanya, presiden Joko Widodo sempet beli baju batik di sini juga dan ngasih untuk yang apalah aduh, saya lupa. Kamu mau nambahin? Di kolom komentar ya. Terima kasih, lho sebelumnya.

Disekitar kampung Kauman ini nggak cuma batik, lho, yang bisa dilihat. Karena katanya terdapat bangunan bersejarah berupa rumah joglo, peninggalan kolonial, bangunan Kolonial dan Jawa, limasan, langgar dan masjid. Hanya saja kurang informasi untuk menjelajah lebih dalam, lagipula waktunya sangat singkat sekali. Esok pasti jumpa.

kauman solo


Kalau kamu ada waktu dan mau nyicipin es beras kencur dingin sama cobain camilan khas Solo, bisa langsung ke Jalan Cakra, Kauman, Solo. Aha aha aha.

Tuesday, 25 October 2016

October 25, 2016 8

Pintu Samping Candi Cetho


Kalau kamu mau mendaki Gunung Lawu pasti tau kalau ada jalur pendakian via Candi Cetho. Candi yang megah pada jamannya ini terletak di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah Indonesia.

cetho

Sekitar 1 jam lebih perjalanan dari Kampung Batik Kauman Solo menuju Candi Cetho belum lagi menunggu Bapak GM jadi lupa berapa lama, setelah mendekat ke Dusun Cetho, kamu akan disuguhi pemandangan kebun Teh Jenawi nan luas dan hijau kalau membawa pasangan kamu bisa lari-lari ala film bollywood gitu. Posisi tempat duduk ternyata memang menentukan kualitas nggak cuma slogan untuk bangku sekolah saja. Karena posisi tempat duduk kamu yang pas bisa langsung melihat air terjun Tawangmangu dari kejauhan. Masyallah ini romantis banget pasti!

Candi Cetho ini memang nggak begitu jauh lokasinya dari air terjun Tawamangu. Ketika masuk gerbang ambil ke arah kiri dan aspal jalanan senantiasa membawamu ke Candi Cetho, naik sedikit ke atas Candi Sukuh. Sedangkan ambil ke arah kanan aspal jalanan akan membawamu ke arah air terjun Tawamangu. Kalau lurus kita akan ke pelaminan, lalu mantan datang, dan ngucapin selamat ya...

Suasana di Candi Cetho ini masih sangat sunyi dan asri. Dengan tiket masuk Rp 7ribu untuk warga negara lokal dan Rp 25ribu untuk warga negara asing (update Oktober 2016), saya sudah dapat menikmati keindahan dari setiap sudut Candi Cetho. Sebelum kamu masuk, harus menggunakan kain, sebagai tanda suci dan tamu (ini kayaknya ya...)

Tapi, kunjungan perdana saya ke Candi Cetho ini tidak berjalan mulus karena adanya tamu bulanan, maka saya tidak dianjurkan masuk dari gerbang depan. Jadilah saya masuk dari gerbang samping yang searah dengan gerbang untuk mendaki Gunung Lawu kemudian masuk lewat samping kamar mandi. Ketika pulang juga harus melewati pintu samping. Pengalaman perdana saya untuk ke Candi Cetho ini sungguh ya gitu deh.. saya jadi bingung sendiri. Maklum lagi patah hati, padahal patah hatinya setelah pulang dari Solo.

Menurut sejarah singkat yang ada di papan, Cetho dalam bahasa Jawa artinya jernih atau jelas. Candi ini berada di lereng Gunung Lawu merupakan salah satu peninggalan umat Hindu. Candi Cetho punya keunikan tersendiri, karena umumnya candi yang berada di Jawa Tengah menghadap ke barat, Candi Cetho ini justru menghadap ke timur. Entah apa alasannya, mungkin karena dibangun pada jaman Majapahit jadinya terpengaruh dari daerah Jawa Timur.

Candi Cetho yang dikenal sebagai tempat pemujaan Dewa Siwa ini dihiasi Arca Phallus yang mana menjadi simbol dari Dewa Siwa. Ada juga patung Brawijaya yang ke V dan penasehatnya. Selain itu terdapat batu yang berbentuk lingga dan yoni berukuran kurang lebih 2 meter. Bangunan utama dari Candi Cetho ini berbentuk trapesium dan letaknya di paling atas dan hingga saat ini masih digunakan oleh penduduk sekitar sebagai tempat beribadah. Wah!

candi cetho
Bangunan trapesium paling atas

candi cetho
Arca Phallus

cetho
Lingga dan yoni
Ya, saya memang akan mendaki Gunung Lawu beberapa minggu setelah ini dan berencana lewat jalur Candi Cetho. Tapi rasa penasaran saya tentang Candi Cetho sudah terpenuhi tim Best Western Premier Solo Baru, terutama Mas Denis :)


Solo,
18 Oktober 2016
Kesayangan Kamu