Friday, 29 September 2017

September 29, 2017 8

Parade Budaya di Festival Lampung Krakatau 2017

parade budaya

Usai terombang-ambing di laut, saatnya berpindah ke daratan untuk menikmati suguhan menarik dari rangkaian acara Festival Lampung Krakatau, yakni Parade Budaya. Parade budaya yang dimeriahkan langsung oleh warganet Lampung dan dihadiri oleh Bupati Lampung semakin semarak dengan adanya beragam budaya yang turun langsung ke jalan.

Beberapa jalan protocol di Lampung ditutup tepat pukul 15.00 WIB, semua pengendara dialihkan melalui jalan alternative. Saya dan rombongan diperbolehkan untuk melewati jalan yang sudah ditutup tersebut. Tinggal sebut “bagian dari rombongan blogger dan media” sudah dibukakan oleh pak polisi. Sungguh informasi yang bermanfaat bukan?

Tidak jauh dari penginapan rombongan kami turun dari bus, beberapa dari kami memisahkan diri. Ada yang langsung terjun ke jalan untuk menantikan pawai tersebut, ada yang memilih ke hotel hanya sekedar mandi, ada yang makan terlebih dahulu. Lalu saya? Memilih untuk ke hotel terlebih dahulu kemudian makan dan mandi. Mengingat saya lemah sekali hingga mengeluarkan makanan langsung dari mulut saat berada di laut.

parade budaya

Merasa sangat telat untuk menikmati pawai festival tersebut, saya segera bergegas sembari berlari untuk mengabadikan berbagai momen yang tidak dapat diulang. Layaknya fotografer handal, padahal mah apaan tahu deh. Saya sungguh sangat antusias ketika melihat secara langsung Parade Budaya Lampung Krakatau Festival tersebut. Beragam budaya mulai dari Banten, Lampung sendiri, hingga Bali turun ke jalan untuk memeriahkan Parade Budaya Lampung tersebut. Mereka semua sangat antusias dan semangat sekali dalam mengenakan pakaian adat mereka.

parade budaya

parade budaya

parade budaya

Sayangnya, saya terlewat saat pembukaan Parade Budaya Lampung yang dibuka langsung dengan gajah Lampung. Menurut teman-teman yang sempat mengabadikan momen bersama gajah Lampung, gajah Lampung yang dihadirkan sungguh menarik hati dan sangat perlu diabadikan hingga sayang untuk terlewatkan. Tapi itu tadi, saya lebih memilih untuk makan dan mandi karena merasa sangat dekil, kucel, dan bau muntah.

parade budaya

parade budaya

parade budaya

Terlepas dari itu semua, saya bahagia dan terharu melihat semua warga Lampung sangat bangga dan cekatan dalam menampilkan budayanya, baik pemuda/I, bapak, ibu, hingga anak kecil sekalipun. Mereka semua benar-benar membuat saya sangat terkesima.

parade budaya

Sekali lagi terima kasih Genpi Lampung, Terima kasih Festival Lampung Krakatau, Terima kasih Dinas Pariwisata Lampung karena saya telah diajak dalam mengabadikan momen Lampung Krakatau Festival 2017 ini.

2 September 2017,
Burger King Tebet
Kesayangan Kamu.

**
Postingan ini berkerjasama dengan Genpi Lampung dan Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung dalam rangka napak tilas meletusnya Gunung Krakatau. Postingan di media social lainnya dapat dilihat pada hashtag #LampungKrakatauFestival2017 #LampungKrakatauFestival #GenpiLampungWawai .


Wednesday, 27 September 2017

September 27, 2017 6

Numpang Tidur di Fave Hotel Rembang

Rembang, kabupaten yang lumayan terbelakang dari sisi pariwisata ini memang patut untuk dilihat secara keseluruhan. Banyaknya tempat wisata yang kurang dikelola dengan baik, membuat wisatawan asing dan lokal mengurungkan niat untuk bertamasya ke sana.

Apa yang salah? Mungkin ada yang harus dibenahi. Ya, memang seharusnya beberapa hal harus dibenahi baik dalam sektor transportasi maupun sektor pariwisata. Padahal jika dikelola dengan baik, Rembang enggak kalah keren dengan kabupaten lainnya yang berada di Pulau Jawa.

Lalu bagaimana dengan penginapan di Rembang? Rembang sudah memiliki beberapa penginapan yang masuk ke dalam Online Travel Agent, sehingga jika berkunjung ke Rembang tidak akan sulit menemukan penginapannya. Salah satunya Fave Hotel. Berada persis di depan Alun-alun Rembang dan berada juga di jalan provinsi, jadi ketika menggunakan bus, kamu dapat berhenti langsung di depan hotel. Selain itu, terdapat museum kartini juga di sekitar alun-alun.


Fasilitas Hotel
Fasilitas hotel yang tersedia standart seperti penginapan kelas tersebut, misalnya; swimming pool, parking car, kamar, restaurant. Semua tersedia secara menyeluruh. Bahkan yang unik dari Fave Hotel Rembang adalah terdapat angkringan di sekitar halaman depan. Jadi, kamu dapat menikmati makanan khas Rembang di angkirangan yang didesain secara modern tersebut. Untuk kolam renang, sayangnya saat saya menginap di sana, kolam renang sedang dalam perbaikan. Saat menunggu reservasi ulang, kamu juga dapat menikmati welcome drink yang telah disediakan di area lobi hotel.

Fasilitas Kamar
Karena saya menginap berdua dengan Aris, maka saya memilih tempat tidur single bed. Dari kamar yang berada di lantai 3, kami dapat melihat laut utara yang terlihat jelas meskipun harus agak berpose. Slippers, towel, free mineral water, and hanger tersedia rapih di kamar.






Bisa dikatakan Fave Hotel Rembang, satu-satunya hotel nasional yang berada di Rembang. Meskipun bersaing Fave Hotel Rembang akan bersaing dengan hotel lokal milik warga yang tak kalah menarik dan ramahnya.

Ke Rembang, enggak ada salahnya untuk kamu menginap di sana, lho. Kamu bisa booking melalui websitenya ataupun melalui online travel agent. Maps yang kamu butuhkan akan tersedia di bawah.



Purwokerto,
22 September 2017
Kesayangan Kamu.

Saturday, 23 September 2017

September 23, 2017 8

Kegelisahan Cara Berpakaian

Mau curhat sedikit soal penampilan. Bukan sok sok-an mau jadi beauty fashion atau blogger fashion atau beauty fashion. Tapi, enggak ada salahnya juga ngebahas soal penampilan. Jadi, lebih curhat gitu.

Sekarang ini banyak banget anak-anak di bawah umur yang pakai baju sembarangan. Celana pendek sependek apaaan tau, pake rok tapi celana dalamnya masih terlihat. Sungguh ironi. Gimana enggak, panutan mereka awk awk itu yang selalu berpakaian tidak senonoh begitu. Bahkan dipakai enggak pada tempatnya. Seperti bracellet digunakan untuk di mall dan cuma ditutup jaket. Ya allah. Enggak. Bukan iri. Bukan sama sekali iri. Malah gue bingung sendiri. Kok bisa begitu ya? Gue sendiri yang pakai baju udel keliatan aja diprotes sama ibu negara, apalagi kalo enggak pada tempatnya. Gimana mereka?

Mungkin mereka sudah harus membeli pakaian yang layak? Selayaknya berpakaian? Bukan mungkin kali, ya. Namun, sudah jadi suatu keharusan.

Biasanya kalau mau akhir tahun gini banyak promo-promo dari berbagai outlet pakaian. Nah, ini bagian gue. Seneng banget beli baju yang harga awalnnya ratusan ribu terus tau-tau sale sekian persen. Apalagi kalau bahannya bagus dan model "baju genah" nya sesuai sama keinginan kita. Sama hal-nya kayak promo awal tahun seperti; new year sale, valentine day, white day dan tetek bengek sale lainnya. Akhir tahun gini banyak banget market place yang ngadain sale. Seperti; Single Day 1111 dari Zalora. Angka bagus bulan bagus. Sungguh waw.

Sudah sangat dipastikan kalau kaum hawa senang banget sama sale. Mereka rela banget simpen uang gajian atau uang jajan untuk membeli suatu yang diinginkan. Gitu enggak sih? Gue iya masa, ya.

By the way, mumpung masih banyak waktu, mendingan dari sekarang simpen uang sebanyak-banyaknya buat beli baju yang selayaknya biar enak dipandang di Zalora.

Jangan biarkan ironi tentang berpakaian inu semakin membuncah. Kadang suka geleng-geleng kalo ngeliat wanita pake bajunya yang.... Enggak perlu gue jelasin you know what i mean, lah, ya.

Sip. Sampai ketemu di curhatan gue selanjutnya.

23 September 2017
Purwokerto,
Kesayangan Kamu.

Friday, 15 September 2017

September 15, 2017 36

Lampung Krakatau Festival 2017

benbernavita

Sungguh beruntung menjadi bagian dari peserta Lampung Krakatau Festival yang ke 27 di tahun 2017 ini. Padahal yang daftar banyak sekali. Segala bentuk drama sebelum berangkat terjadi antara saya dan Kak Arief. Saat itu Ka Arief sungguh sangat menolong saya. Kak Arief junjunganku lah pokoknya!

Sebelum berangkat ke Bandara, saya disibukkan dengan 2 meeting dengan waktu yang bersamaan. Di Jakarta jika jadwal rapat diatur secara bersamaan sudah pasti harus direlakan yang satunya, namun tidak berlaku bagi saya. Hehe. Saya berhasil memenuhi 2 rapat secara bersamaan. Kemudian saya dan Kak Arief berangkat bersama-sama menuju bandara. Setibanya di Bandara saya mengeluh lapar dan Kak Arief memenuhi keinginan dan kebutuhan perut saya.

Tidak lama kemudian kami melakukan check in dan menunggu di ruang tunggu. Sedang asyik gibah Kak Salman dan Kak Hanum menegur saya, lalu kami berbincang banyak yang ternyata kami satu tujuan dan satu pesawat.

Sungguh sudah lama tidak menceritakan perjalanan secara rinci seperti ini, ya, sungguh ku rindu.

Lampung Krakatau Festival mulai diadakan sejak tahun 1990 tujuannya dalam rangka memperingati meletusnya Gunung Krakatau pada 27 Agustus 1883. Impak meletusnya Gunung Krakatau muncullah Pulau Rakata, Pulau Panjang, dan Pulau Sertung yang masing-masing mempunyai luas daratan berbeda-beda. Selang 40 tahun kemudian, Gunung Anak Krakatau muncul dan setiap bulannya mengalami penambahan 0,5 meter. Saat ini sudah menjadi ketinggian 350 meter di atas permukaan laut.

krakatau

Gunung Anak Krakatau ini memang cagar alam yang perlu dipelihara dan dilestarikan dan memang bukan bagian dari tempat wisata. Maka jika ada open trip ke Gunung Anak Krakatau sebaiknya pertanyakan apakah mendapat izin dan lain sebagainya? Karena menurut Kepala BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) tidak sembarang orang bisa masuk dan harus mendapat izin dan wajib mengantongi SIMAKSI (Surat Ijin Masuk Konservasi) seperti pendakian gunung pada umumnya.

Kembali dalam perjalanan, saya dan teman-teman lainnya yang merupakan vlogger, blogger, photograper, dan good influencer menempati penginapan yang telah disediakan oleh Genpi Lampung. Keesokkan harinya perjalanan kami ke Krakatau berawal dari Dermaga Boom Kalianda yang kemudian menyebrang ke Pulau Sebesi dengan memakan waktu kurang lebih 2 jam. Setelah bermalam di cottage Pulau Sebesi, esoknya lagi kami semua berlanjut ke Pulau Krakatau selama 2 jam dan siap untuk melakukan pendakian Gunung Anak Krakatau.

krakatau

Saya menjadi yang paling terdepan dalam melakukan perjalanan ini, setapak demi setapak dilalui tanpa hambatan yang begitu berarti, syukur alhamdulillah. Beberapa orang memilih untuk straight naik Gunung Anak Krakatau dari arah yang terlihat tampak sulit. Namun saya tetap mengikuti jalur yang diberikan oleh polisi hutan untuk melewati jalur landai tapi memutar. Sungguh sangat menghemat energi dan napas.

krakatau

krakatau

Tiba di puncak yang mana titik aman pendakian Gunung Anak Krakatau terakhir, saya bertemu dengan Mbak Oliep yang pacarnya Popeye penyuka bayam itu. Saya dan Mbak Oliep beristirahat sejenak itu puncak sambil menikmati aroma laut dari ketinggian Gunung Krakatau dan memanjakan mata dengan segala pesona yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

krakatau

Selesai melakukan bidikan demi bidikan saya dan Mbak Oliep turun melewati jalur lain (jalur yang mana beberapa orang memilih naik melewati jalur tersebut). Beberapa dari mereka sangat amat tergopoh-gopoh hingga bahkan engap ketika mendaki. Di tengah perjalanan saat kami (saya dan Mbak Oliep) bertemu dengan Kak Arief yang sedang berjuang dengan sekuat tenaga untuk mencapai puncak aman pendakian Gunung Anak Krakatau. Kemudian tidak jauh dibelakang ada Mbak Evi yang tetap semangat untuk mendaki. Sungguh kalian berdua membuatku terharu.

krakatau

krakatau

Ini bukan kali pertama saya melakukan pendakian ke Gunung Anak Krakatau, namun menjadi pertama bagi saya dalam melakukan perjalanan bersama mereka. Ditambah pengalaman pertama juga dalam napak tilas Gunung Krakatau ini. Segala bentuk drama dan permasalahan yang terjadi selama saya mengikuti Lampung Krakatau Festival 2017 ini tidak meluluhlantahkan takjubnya saya terhadap indahnya pesona Gunung Anak Krakatau. Terima kasih Krakatau, terima kasih Lampung, Terima kasih Genpi Lampung. Tabik pun!

bernavita

2 September 2017,
Burger King Tebet
Kesayangan Kamu.

Pssst : bidikan foto oleh saya, Mbak Oliep, Ka Arief, Kak Rino dan Kak Indra. Terima kasih semuanya.
**
Postingan ini berkerjasama dengan Genpi Lampung dan Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung dalam rangka napak tilas meletusnya Gunung Krakatau. Postingan di media social lainnya dapat dilihat pada hashtag #LampungKrakatauFestival2017 , #LampungKrakatauFestival, dan #GenpiLampungWawai .

Friday, 8 September 2017

September 08, 2017 19

Hidup CERDIK dari Kementerian Kesehatan

Mendadak jadi Bloger Kesehatan, tapi masih dengan status Travel and Food Blogger. Sungguh saya bingung bagaimana mengaplikasikan perjalanan saya bersama blogger crony dan Kementerian Kesehatan (KemenKes) ini dalam suatu postingan. Baiklah akan saya coba.

Melakukan perjalanan tidak melulu senang-senang, kadang setelah melakukan perjalanan beberapa kali berdampak sakit. Itulah yang selalu saya hindari. Saya amat sangat menghindari sakit setelah pulang dari tamasya. Alasannya sederhana, jika saya sakit Mama pasti melarang saya untuk pergi dikemudian harinya.

Beberapa hari lalu, saya berkesempatan menjadi bloger kesehatan bersama KemenKes. Mereka (KemenKes) mengajarkan cara hidup sehat, yakni setiap jam 10 pagi dan jam 3 sore diwajibkan melakukan peregangan tubuh dengan cara apapun. Di lingkungan kantor KemenKes melakukan peregangan tubuh dengan cara berjoget ala cuci tangan. Menarik. Kamu harus melihat videonya. Saran saya, jika termasuk orang yang jarang berolahraga kamu dapat mencontoh budaya sehat yang dilakukan KemenKes tersebut disela-sela jam sibuk kamu.


Kemenkes juga mengajarkan dengan cara CERDIK. CERDIK dari KemenKes ini juga mempunyai arti yang mana;
Cek kondisi kesehatan secara berkala
Enyahkan asap rokok
Rajin aktifitas fisik
Diet yang sehat dengan kalori seimbang
Istirahat yang cukup
Kelola stress dalam lingkungan yang kondusif di rutinitas kehidupan.

Saya pribadi sangat setuju pada bagian E (Enyahkan asap rokok). Sungguh sangat mengganggu saya ketika melakukan perjalanan. Bukan hanya membuat polusi udara, namun juga membuat saya merasa sulit untuk bernapas (saya mempunyai masalah dengan pernapasan), kemudian juga membuat rambut bau asap rokok. Biasanya saya langsung marah atau malah menyindir dengan sadar jika ada yang merokok di sekitar saya. Hehehe. Mungkin kalau ada kampanye musnahkan rokok saya berada di barisan tengah kali ya, karena yang berada di barisan depan biasanya polisi dan tentara.

Intinya, setiap saya melakukan travelling, saya juga menjaga pola hidup sehat dalam diri. Saya tahu kapan saya harus beristirahat, saya tahu kapan saya merasa lelah dan letih, sayapun juga tahu kapan saya akan merasa sangat butuh istirahat. Karena yang tahu kapasitas lelahnya tubuh adalah diri kita sendiri bukan orang lain. Yang diajarkan oleh KemenKes sangat benar dan anjuran untuk berolahraga ringan selang beberapa jam juga perlu dilakukan.

Begitu pula ketika hendak melakukan pendakian gunung, saya juga melakukan olahraga fisik lebih berat terlebih dahulu, tujuannya ketika mendaki tubuh fit dan tubuh tidak kaget saat dilakukan aktifitas lebih berat dari biasanya. Olahraga saya lakukan tidak hanya ketika akan mendaki gunung, tapi memang seminggu dalam berapa hari saya rutin untuk lari di lintasan, atau sekedar berenang, maupun skipping. Beberapa orang melihat porsi makan saya banyak, padahal yang saya konsumsi selalu air putih, sayur, dan buah yang lebih banyak ketimbang lainnya. Anak-anak Geng Kuliner Hits biasanya hafal betul apa yang saya konsumsi, lain cerita dengan orang yang baru mengenal saya sebatas “Bena makannya banyak”.
Wah Bena ternyata…
Yha!

Jadi, bagaimana dengan kesehatanmu? Kadar gula ditubuhmu? Kolestrol? Sudah cukupkah berat badan dengan tinggi tubuhmu? Berapa banyak air putih yang kamu setiap hari? Seberapa sering kamu mengonsumsi buah dan sayur? Sudah rajinkah kamu berolahraga?

Dear teman-temanku yang tersayang, kesehatan sangat mahal. Sungguh mahal sekali. Jagalah kesehatanmu selama kamu masih bisa sehat. Salam sehat dari Bena!

2 September 2017,
Burger King Tebet
Kesayangan Kamu.

**

Postingan ini adalah kerjasama dengan Kementerian Kesehatan dalam Dukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Di media social kamu dapat melihat hashtag #KunLapTik2017 #DukungGERMAS #BloggerKesehatan.

Sunday, 3 September 2017

September 03, 2017 11

Domain dan Hosting

Tak perlu banyak kata untuk sebuah judul yang tersirat sudah dapat termakna dengan baik. Tidak salah jika beberapa dari kamu akan kebingungan dengan judul tersebut, maka mari kita ulas secara bersama-sama dan tanyakan yang perlu kamu ketahui serta kamu tanyakan di kolom komentar.

Domain, menurut Wikipedia merupakan sebuah nama unik yang mengidentifikasikan nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer maupun internet. Mudahnya adalah saya mempunyai blogspot yang saya berikan nama sub domain dari blogspot kulinerbarengg.blogspot.co.id ini belum menjadi domain sendiri, karena masih menyatu dengan blogspot. Kemudian untuk mengubahnya menjadi sebuah domain diharuskan membeli nama. Kamu bisa membeli nama sesukamu tentunya dengan akhiran .com, .co.id, .web.id, .id, dan lainnya. Semua ada prosesnya. Benbernavita.com adalah nama untuk domain pada postingan yang sedang kamu baca. Jika masih sulit juga untuk menerka, mari kita bertemu dan belajar bersama.

Hosting, menurut Wikipedia adalah jasa yang menyediakan sumber daya server-server untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu untuk menempatkan informasi berupa HTTP, FTP, EMAIL, atau DNS. Maka mudahnya adalah anggaplah hosting sebuah rumah, sehingga kamu dapat mengisi rumahmu dengan berbagai kebutuhan, seperti foto, video, tulisan, atau apapun yang kamu inginkan. Lalu, apakah benbernavita.com menggunakan hosting? Jawabannya tidak. Yang menarik dari penggunaan hosting apa? Kamu dapat mengganti alamat surel kamu menjadi halo@benbernavita.com atau kangen@benbernavita.com atau email@benbernavita.com pokoknya nama apapun untuk penggunaan surelmu. Sungguh menarik bagi saya. Teman saya, JungJawa memberikan beberapa informasi mengenai hosting yang sampai sekarang tetap tidak saya mengerti dan yang menarik hanya penggunaan alamat surel.

Saya bukan orang yang pandai untuk membahas teknologi, karena saya menyadari kegaptekan saya mengenai teknologi abad ini. Menurut saya postingan ini merupakan bagian dari teknologi, lho.

Agar tidak kecewa, mari kita bahas bersama-sama yang mudah untuk saya dan mudah juga kamu mengerti supaya kamu bisa lebih tertarik untuk membeli domain dan hosting. Beberapa hari lalu, saya datang ke kantor Qwords Indonesia dan berkunjung juga ke data center-nya. Semuanya sedikit terjawab meskipun saya masih bingung. Huft.

bernavita

Katanya, untuk membeli domain dan hosting kamu diharuskan untuk mengenali jasa penyedia domain dan hosting yang benar. Jangan sampai seperti teman saya, yang hampir seminggu sekali selalu eror websitenya. Sungguh kasihan, karena dia sampai uring-uringan. Pilih layanan contact center web hosting yang mempunyai layanan 24 jam, jadi setiap saat kamu protes selalu dibalas. Qwords Indonesia memiliki layanan ini.

Yang kedua, langkah dalam pengaturannya mudah digunakan. Jujur ini tetap sulit untuk saya. Saya tetep meminta bantuan JungJawa dan Mas Andhika untuk membantu mengurus semua platform blog saya ini.

Sisanya saya masih bingung bagaimana menyakinkan kamu bahwa membeli domain dan hosting itu penting. Yang terpenting dalam membeli sebuah domain dan hosting adalah paket yang didukung lengkap seperti keamanan website, paket murah hosting yang menggunakan SSD serta bisa dioptimalisasikan khusus kamu pengguna Wordpress dengan didominasi penggunaan SSL-nya (Secure Socket Layer). Untungnya, Qwords memiliki layanan cloud di Indonesia untuk menyimpan data-data penting kamu dan tersimpan secara aman selama 24 jam penuh. Untuk penggunaan surel yang saya maksud seperti paragraph 3 adalah dengan menggunakan Email Clound and Collaboration Suite (ECCS).

qwords

Begitulah kira-kira kalau kamu ingin membeli domain dan hosting. Qwords Indonesia sudah 12 tahun dan selalu dipercaya oleh para konsumennya. Belum lagi terdapat penawaran-penawaran yang menggiurkan seperti paket promo ulang tahun kemerdekaan, dan promo dalam rangka hari besar lainnya. Selamat membeli domain dan hosting!

Rembang,
31 Agustus 2017
Kesayangan Kamu.

Friday, 1 September 2017

September 01, 2017 14

Arang Batok Kelapa Sebagai Hasil Kehidupan


Selamat Hari Raya Idul Adha. Sudah menyiapkan arang untuk bakar daging kambing? Mau bumbu kecap atau bumbu kacang? Uh, rasanya kalau membahas mengenai Hari Raya Idul Adha enggak pernah habis, ya. Selalu kepikiran daging kambing atau sapi mau dimasak apa.

Tapi, tahukah kamu arang itu membuatnya seperti apa? Hm, setelah melihat pembuatan Virgin Coconut Oil dari pengusaha kelapa, esoknya saya berlanjut ke pengusaha kelapa lainnya. Kali ini destinasi saya selanjutnya adalah pengrajin arang batok kelapa. Lokasi yang cukup menelusuk ke dalam, di bawah pepohonan kelapa ada yang sibuk beraktifitas dengan kegiatannya.

Arang yang selama ini digunakan oleh tukang sate untuk bebakaran atau bahkan dijual di pasar, ternyata melalui proses yang cukup rumit dan membutuhkan banyak tenaga jasa. Mulai dari awal proses kelapa yang dipetik dari pohon, kemudian dibuang airnya secara percuma. Setelah itu dilakukan pengasapan supaya daging kelapa kering sehingga mudah untuk mencongkel dagingnya.



Setelah daging dan batok kelapa terpisah, batok dikumpulkan menjadi satu kemudian dimasukkan ke dalam drum dan dilakukan pembakaran hingga warna batok kelapa dari coklat menjadi hitam.



Setelah batok kelapa menjadi arang, arang didistribusikan ke pemasok, kemudian dilanjutkan ke penjual hingga pembeli. Arang yang selama ini kamu gunakan untuk membakar itu merupakan salah satu hasil tenaga kerja para petani kelapa guna menghidupi keluarganya. Dilihat dari wujudnya memang tidak bernilai tinggi, namun makanan yang kamu bakar akan menjadi nilai tinggi ketika sudah masak. Masih suka nawar harga arang?

30 Agustus 2017,
Semarang
Kesayangan Kamu