Saturday, 25 May 2013

IKAN :)


Hai my reader :)
anyway, i love you gals.
long time no wrote.
jst write something. anything in here.
                  ~

Hai, namaku Ikan. Aku sedang jatuh cinta pada Cabe. Tapi seketika semua berubah setelah aku mengucapkan "kalau seandainya mantan gue ngajak balikan, apa pendapat lo?"
Sebenarnya aku dan Cabe hanya berteman. Berteman akbrab, bahkan bisa dibilang lebih dari sekedar teman. karna kami punya perasaan yang sama. Aku tidak berani mengungkapkannya langsung pada Cabe kesayanganku itu, karena aku punya alasan yang sangat kuat. Aku pun tidak mau Cabeku itu merasa minder atau merasakan hal yang negatif selama berada dekat dengan aku, maka ku putuskan untuk menunjukkan sikapku saja bahwa aku menyayanginya. Akan tetapi semua sudah sirna, hilang, berubah dalam hitungan menit saja.



Ya.. Malam itu Cabe menelvonku. Cabe bilang sih melakukan rutinitas seperti biasanya. Seperti biasa, kami tertawa, bersendau gurau, menyakan hal - hal yang tidak semestinya ditanyakan. Seperti halnya pertanyaan ku ini "Nge, gue mau tanya nih kalo lo gak mau tanya. Ini cuma sekedar pertanyaan ya, kalau misalnya gue diajak balikan sama mantan gue, pendapat lo apa? Kalo lo diposisi gue deh. Apa yang bakalan lo lakuin?" Seketika Cabe kesayanganku itu mendadak diam. Aku memang tidak tau apa yang sedang dia lakukan di ujung telvon sana. Cabe pun hanya melakukan sikap seperti biasanya, tidak menunjukkan expresi apa-apa. Tidak terdengar seperti sedang merasakan hal yang getir. Hanya suara lirih - lirih mengantuk yang ku dengar dari ujung telvon itu. Memang malam itu menunjukkan pukul 11 malam. Bagiku jam segitu sudah terlalu larut untuk Seorang Cabe. Kenapa? Karena aku tau aktifitas Cabe hari itu begitu padat. Dia bekerja dan dia kuliah. Seorang Wanita yang Hebat. Aku sebagai pria sangat kagum padanya. Aku salut.Aku malu pada diriku sendiri.

Dear Cabe,,
tetaplah menjadi Cabe kesayanganku. Tetaplah menjadi Cabe yang tangguh. Aku tau  kapasitas ku seperti apa. Aku tau kapasitasmu seperti apa. Masih banyak yang menyayangimu diluar sana, tapi aku akan lebih menyayangimu. Kamu adalah Cabe Gemes ku, yang selalu aku nantikan senyumnya. Terimakasih Cabe, jangan marah padaku. Kita tidak tau apa yang akan terjadi kelak pada kita. Aku setuju dengan pendapatmu mengenai pertanyaanku. Aku pun melakukan hal yang sama yang seperti kau sarankan. Tapi kamu terlalu cepat ngambek dan mengambil kesimpulan hingga akhirnya kita tidak berkomuikasi lagi. Cabe alafu :(
From Ikan.

end.                                                        

2 comments:

  1. Harusnya, bukan ikan dan cabe. Kenapa tak coba mendung dan hujan? Mendung dan hujan ditakdirkan seperjalanan, tp tak akan pernah bisa bersama

    *saran* :D :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. kebetulan yang ada di pikiran, jadi ya ditulis seapa adanya bukan se dadanya apa (?) hahaha.

      Delete

Silahkan berkomentar dengan baik dan sopan kalau mau jadi kesayangan aku :)
Jika ingin kasih sayang berlebih bisa ke benbenavita @ gmail . com