Monday, 21 March 2016

[Kuliner] The Untold Story of Padang - Cikang Resto

Cikang Resto - mencicipi masakan padang peranakan di daerah Menteng Jakarta Pusat. Enggak seperti restoran padang kebanyakan, Cikang Resto and Coffee ini menyediakan menu-menu andalan dan diadopsi langsung dari Padang dan Cina.


Seperti yang udah kalian ketahui, bahwa masakan padang menjadi menu yang paling fenomenal dalam setiap ajakan makan siang. Atau mungkin hanya saya yang demikian ya.

“Makan siang yuk.”
“Yuk, gue pengen makan masakan padang deh.”

Sering sekali ya mendengar permintaan bahkan ajakan seperti itu. Kali ini saya berkesempatan untuk foodtesting eh mencicipi masakan kuliner peranakan di Cikang Resto yang terletak di Graha Anam, Jln. Teuku Cik Ditiro 1 No. 11 Menteng Jakarta Pusat.


Dengan tagline “The Untold Story of Padang” yang dipandu oleh Mas Arie Parikesit bersama dengan dr. Ivan dan Ibu Venti selaku pemilik resto, yang mengulas akulturasi kuliner cina pada masakan Padang ini. Nama Cikang Resto ini ternyata mempunyai sejarah yang unik, berasal dari kedai yang dahulu pernah disambangi oleh dr. Ivan bersama dengan ayah semasa kecil. Kedai Lee Chi Kwang menjadi tempat favorit keluarga dr. Ivan untuk sarapan di daerah Pondok Sumatra Barat. Lee Chi Kwang adalah nama pemilik kopitiam di daerah pondok, karena penyebutan yang terlalu sulit, maka tersebutlah Cikang, hingga saat ini.

Cikang Resto ini buka pada hari Senin hingga Minggu, namun yang berbeda hanya jam operasionalnya saja. Untuk Senin hingga Jumat Cikang Resto buka mulai pukul 09.00 hingga 23.00 Waktu Indonesia bagian Cikang Resto. Sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu Cikang resto mulai buka dari pukul 08.00 hingga 22.00 Waktu Indonesia bagian Car Free Day (Katanya kalau pagi banyak yang datang sekedar untuk sarapan di Cikang Resto dan umumnya yang datang membawa sepeda bahkan sepatu roda). Oh ya, Cikang Resto ini juga menyediakan ruangan meeting dengan kapasitas kurang lebih 20 orang lho. Buat kamu yang mau meeting sambil pesen beberapa menu di Cikang Resto bisa banget.

“Mau kopi Cikang atau Teh Halaban?”
“Teh”

Pertanyaan yang pertama kali disampaikan oleh waiter ketika saya sedang berjalan ke arah teman. Menu pembuka teh hangat yang disatu padukan dengan kue singkong yang manis menjadi santapan awal saya sembari mengobrol dengan kawan seperyagitudeh. (Pehlis jangan tanya kenapa saya enggak pilih kopi, eh tapi sempet menyeruput sedikit kopi di gelas kawan.).

Teh Halaban
Kopi Cikang
Kue Singkong
Kemudian dilanjutkan dengan demo masak Mie Rebus Alang Laweh yang dilakukan oleh salah benar seorang teman blogger dan masih dipandu oleh mas Arie Parikesit. Mie Rebus Alang Laweh ini menjadi menu hidangan utama pertama yang disajikan oleh Cikang Resto untuk para blogger dan vlogger. Mie Rebus Alang Laweh yang pedas, gurih dan hangat disajikan bersama kerupuk pink yang mana sudah menjadi kerupuk khas Padang, menjadi santapan yang nikmat kala itu. Oke, saya laper lagi.
Demo Masak Mie Rebus Alang Laweh
Mie Rebus Alang Laweh
Resep Mie Rebus Alang Laweh
Lalu dilanjutkan dengan menu kedua berat kedua yakni Katupek Sayur Pakis yang enggak kalah bikin kenyang. Katupek Sayur Pakis ini disajikan bersama telur rebus dan daging rendang yang lembut, ditambah sayur paku. Kuah dari Katupek yang sudah pedas tanpa perlu lagi ditambah sambal, bumbu daging rendang yang pas. Saya seperti makan daging rendang langsung dari padang. (Gaes, ini enggak palsu, daging rendang masakan orang Padang asli akan berbeda dengan... enggak perlu dilanjutin, takut kalian tersinggung terus baper).

Katupek Sayur Pakis
Dan sebagai hidangan penutup, Lamang Tapai disajikan di atas meja saya. Uwow, makanan kesukaan banget ini sik. Rasanya pas, tidak berlebih seperti cara pdktmu pada ku.

Lamang Tapai
Selain menu istimewa yang disajikan oleh Cikang Resto, ada beberapa yang menarik perhatian saya, interior. Iya, interior dari Cikang Resto ini sangat nyaman untuk berbincang hangat bersama dengan kamu, jadi kapan kamu mau saya ajak ke Cikang Resto? Saya punya voucher lho untuk makan disana.
Jangan fokus sama mba itu!
Oke, lampu di langit-langit Cikang Resto ini membuat saya berbisik...

“Lampunya unik.”

Tempat duduk yang disediakan juga sofa, jadi sangat aman untuk kamu yang ambeyen. Selain itu, banyak sekali galeri album lama di dinding dan ada ornamen menarik di dekat meja pemesanan.




Selengkapnya liat Video dibawah ini. Muehehe.


Beragam menu sudah saya nikmati bersama para vlogger dan blogger lainnya, mulai dari asal usul nama dari Cikang Resto yang kemudian mencicipi berbagai menu andalan dari Cikang Resto yang masih terasa di pinggir bibir. Kemudian seperti biasanya, sesi foto bersama pemillik dan seluruh vlogger serta blogger.

yang tengah calon owner Resto tanpa hati
Kemudian menimbang
Cikang Resto
Graha Anam Jln Teuku Cik Ditiro 1 no 11.
Buka setiap hari ;
Senin - Jumat = 09.00 - 22.00 Waktu Indonesia bagian Cikang Resto
Sabtu - Minggu = 08.00 - 22.00 Waktu Indonesia bagian CFD
Harga cukup untuk buat lidah kamu mengenyam kenikmatan disetiap suapan mantan.

19 comments:

  1. Eh ini tempat makan Padang tapi konsepnya beda ya, wajib coba nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. cobain aja ky, hati2 dijalan yaaa :(

      Delete
  2. Katupek Sayur Pakis, banyak banget yang jual itu di Medan. Semua yang jual bisa dipastikan orang Padang sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kamu orang padang yg palsu sih kak. hih.

      Delete
  3. Itu satu porsinya dikit bangeeett... kagak kenyang gue nyeettt... Tehnya juga dikit banget, banyakan aer kobokan nyokap di rumah kalo lagi nyiapin makan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. anjir. hahhahahaa. kesana sama gue, entar gue belliin yaang banyak.

      Delete
  4. wih, nice review sis. pembahasan menu-menunya, jepretan fotonya, mantep deh.
    baru tau ada resto cikang, maklum jarang-jarang gue main ke menteng..

    ReplyDelete
    Replies
    1. main ke menteng kak, banyak banget makanan yang enak2 dan belum aku publish. hahaha.

      Delete
  5. Aku pikir cuma ig-nya saja yang penuh makanan, ternyata blognya juga berisi banyak tentang makanan. Ah sekiranya bisa menghemat makan siang, cukup membaca tulisannya kak bena, sekiranya perut akan kenyang dengan mengkhayal makanan, khususnya makanan khas padang :D

    ini kunjungan pertama saya di blognya kak bena, salam kenal dan salam lapar X)

    sastraananta.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. WAHAHAHAHAHAHHA.
      SELAMAT MENIKMATI YAAAA :)

      Delete
  6. Jadi penasaran pengen nyobain mbak heuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya dong, harus cobain. segera yaaaa.jangan lupa berhati2 dijalan. hahaha

      Delete
  7. Selalu suka masakan padang. Jadi pengin nyobain yang ini :)

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan baik dan sopan kalau mau jadi kesayangan aku :)
Jika ingin kasih sayang berlebih bisa ke benbenavita @ gmail . com