Friday, 11 August 2017

Candi Ijo yang Tertinggi di Yogyakarta

Setelah puas menikmati wisata rumah teletubbies, Rini mengajak saya untuk mengunjungi tempat wisata di Yogyakarta lainnya, Candi Ijo. Candi yang jaraknya tidak begitu jauh dari rumah dome ini membuat saya mengiyakan ajakan Rini. Hingga akhirnya dengan mata yang bersayu-sayu karena mengantuk dan panasnya Yogyakarta pagi itu, membuat saya harus tetap pergi.

yogyakarta

Setiba di sana, kami memarkirkan kendaraan dan harus berjalan kaki menuju loket dengan jalanan yang menanjak. Candi yang terkenal sebagai candi tertinggi di Yogyakarta ini, sudah membuat saya ngos-ngos-an, padahal masih menuju loket. Setelah tiba di atas, saya memilih untuk ngadem di bawah pohon. PUANASE POUL OGH. Di bawah pohon ceri, saya mengambil foto sekitar, dan akhirnya tertidur pulas dengan bisikan angin yang berhembus pelan-pelan. Cukup 2 jam saja saya tertidur di bawah pohon, sedangkan Rini entah pergi kemana, pamitnya sih mau mengambil foto sekitar. Belum puas untuk tidur, saya terbangun karena dering handphone pengunjung sebelah dan tidak bisa tidur kembali. Agh! Enggak lama Rini datang dan dengan santainya malah tanya,

“Ka Ben udah bangun?”

Candi Ijo ini salah satu spot terbaik untuk menikmati matahari tenggelam (sunset) selain candi Ratu Boko tentunya. Dikatakan tertinggi karena memang letaknya tinggi, di atas bukit gitu, dengan ketinggian 375 mdpl. Dahulu diberi nama Bukit Ijo (Gumuk Ijo) makanya enggak salah plang jalan menunjukkan tulisan “gumuk ijo”. Candi ijo ditemukan pertama kali oleh administrator pabrik gula soro gedug, karena dulu mau cari lahan untuk tanam tebu. By the way, Candi Ijo ini bercorak hindu, ya.

Kalau kamu bosen berkunjung ke Candi Borobudur yang ada di Magelang atau Candi Prambanan, bisa, lho, sekali-kali explore Candi Ijo. Tapi, menurut mitos candi ijo ini terkenal karena ada buto ijo atau kolor ijo. Halah mbelghedes. Musyrik. Ndak ada apa-apa di sana, cuma ada candi dan pengunjung aja. Tiket masuk Candi Ijo kurang dari Rp 10.000 -,

Yogyakarta

Untuk pergi ke Candi Ijo, kamu bisa mengikuti rute yang saya berikan ini, eh, melalui peta saja, ya, biar lebih mudah dan pasti sampai. Ingat kalau ada plang penunjuk jalan bertuliskan “Gumuk Ijo” itu berarti Bukit Ijo atau Candi Ijo, ya.



Selamat berjalan-jalan!

25 Juli 2017,
Planet Namec
Kesayangan Kamu.

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan baik dan sopan kalau mau jadi kesayangan aku :) JANGAN PAKAI AKTIF LINK YA!
Jika ingin kasih sayang berlebih bisa ke benbenavita @ gmail . com