Thursday, 25 June 2015

[Review] ASUS ZenPower Experience

"Duh, uas hari ini ngejelimet ih." Keluh saya dalam hati setelah tiba di rumah dan harus memanjat pagar rumah serta masuk lewat jendela dikarenakan rumah yang terkunci rapat. Iya pagi itu saya baru pulang dari luar kota mengunjungi seseorang di sana dan pagi itu juga saya harus segera bergegas ke kampus untuk ujian akhir semester, setelah tiba di rumah, siang harinya ternyata rumah terkunci rapat.

Setelah melepas tas yang berada di punggung serta helm di atas kepala, terdengar suara bel rumah. Kemudian saya turun keluar dari kamar dan segera bergegas turun kebawah untuk keluar rumah, ternyata kurir yang mengantar barang.

Karena saya masih mengantuk akibat perjalanan kembali ke Jakarta belum tidur ditambah dengan ujian akhir, jadi saya putuskan untuk menggeletakkan paket tersebut di meja dan saya tinggal tidur. Malam harinya baru saya membuka paket tersebut yang di packing dengan rapih serta menggunakan kayu. Jeng jeng isinya Asus ZenPower.
Asus ZenPower
Malam itu saya langsung mencoba menggunakan paket kirimanan yang datang. Asus ZenPower, terdapat Asus ZenPower Unit dengan model ABTU005 yang memiliki berat 125 gram dan dimensinya 90.5 X 59 X 22 mm, kartu garansi, charging cable, dan buku panduan. Baterai yang di berikan hanya 2 titik lampu (LED)  dan berhasil mengisi daya baterai handphone Zenfone 5 saya sebanyak 70% dengan aplikasi yang terus berjalan tanpa henti dengan daya baterai awal 34%.
Kartu garansi, manual book, cable charging, zenpower unit, plastik
Keesokkan harinya saya mencoba re-charger Asus ZenPower ini dari pukul 08.51 hingga 13.45 (full) daya baterainya. Mungkin terlalu lama karena saya tidak menggunakan Charging Cable khusus Asus ZenPower.

Masih sangat penasaran, saya kembali mencobanya dengan LED yang terisi daya penuh untuk re-charging Asus Zenfone 5 dengan daya awal baterai sebanyak 5%. Untuk mencapai daya baterai hanphone Asus Zenfone 5 membutuhkan waktu kurang dari 1 jam jika aplikasi tidak di jalankan (mode flight on). Waktu yang normal menurut saya.

Kelebihan dari Asus ZenPower Unit ini adalah bentuknya yang kecil sehingga tidak memakan banyak tempat, warnanya yang elegan disertai dengan design yang memang kekinian, Pengisian yang cepat untuk handphone serta tidak panas ketika di charging juga merupakan nilai plus. Kapasitas 10.050 mAh hanya dapat digunakan 2 kali jika pemakaian hingga 100% untuk handphone dengan paket data on dan aplikasi berjalan.

Seukuran kartu identitas
Identitas kamu, iya kamu.
Sedangkan untuk kelemahan dari Asus ZenPower body-nya yang licin menjadi sulit digenggam,

Oia, Asus Zenpower ini memiliki warna lain seperti hitam, biru, putih, gold, serta pinky. Warnanya yang elegan juga mampu memberikan kesan mewah saat menggenggamnya. Dengan harga sekitar dua ratus ribu rupiah saja sudah dapat di beli di toko handphone terdekat atau di media online shopping. Untuk melihat spesifikasi lengkapnya dapat di lihat di sini dan sini.


4 comments:

  1. Aku blm punya, mau kalo di kasih hahaha

    ReplyDelete
  2. udah mulai jualan sekarang di blog .... hha

    ReplyDelete
  3. ka pendi :: wakakakakak. bukan jualan :)))
    disuruh ngereview. wakakakkaa

    ReplyDelete
  4. ka pendi :: wakakakakak. bukan jualan :)))
    disuruh ngereview. wakakakkaa

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan baik dan sopan kalau mau jadi kesayangan aku :)
Jika ingin kasih sayang berlebih bisa ke benbenavita @ gmail . com